Berita Bangkalan
Universitas Trunojoyo Madura Tawarkan Riset Unggulan Atasi Ketergantungan Garam Impor
Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mendorong pemerintah untuk mengkaji ulang rencana impor garam sebanyak 3,07 ton pada tahun ini.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
Dalam Press Release, Muh Syarif didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr Deni Setya Bagus Yuherawan, SH, MS, Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan Dr Ir Abdul Aziz Jakfar, MT, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Agung Ali Fahmi, dan sejumlah Peneliti PUI Garam UTM.
Salah seorang Peneliti PUI Garam UTM, Nizar Amir ST,MT, MSc mengungkapkan, UTM telah mampu menghasilkan sebuah tekhnologi sebagai solusi dan jalan keluar atas permasalahan garam nasional.
“Tekknologi UTM telah mampu meningkatkan kualitas garam krosok dari petani garam menjadi garam standar spesifikasi semua industri yang menggunakan garam sebagai material,” ungkap Nizar kepada TribunMadura.com.
Selain itu, lanjutnya, teknologi Universitas Trunojoyo Madura telah mampu menghasilkan garam grade yang tinggi dengan output mulai 1 ton per hari. Diproyeksikan, akan mampu menghasilkan produksi garam sekitar 50 ton hingga 100 ton per hari.
“Kedepan, UTM tinggal melakukan finalisasi dan melakukan optimasi sebanyak atau sebasar kebutuhan yang ada di masyarakat saat ini,” pungkasnya.
Baca juga: Rencana Aksi Bonek Turun ke Jalan dengan 5.000 Massa Batal, Persebaya Dapat Garansi Pakai GBT & G10N
Baca juga: Budak Sabu di Sumenep Dibekuk Polisi, Sembunyikan Dua Poket Sabu di Gulungan Kertas Aluminium Foil
Baca juga: Pemuda Sumenep Transaksi Sabu-sabu di Kamar Tetangganya, Kronologi Penangkapan Pelaku Dikuak Polisi
Baca juga: Hikmah Puasa Ramadhan dan 3 Keutamaan Bulan Ramadhan, Dilengkapi Bacaan Niat Tulisan Latin dan Arab
Simak berita lainnya terkait Universitas Trunojoyo Madura
Simak berita lainnya terkait Madura
Simak berita lainnya terkait Kabupaten Bangkalan