Breaking News:

Berita Pamekasan

89 Narapidana Dipindahkan dari Rutan Surabaya ke Dua Lapas di Pamekasan karena Over Kapasitas

Lapas Kelas llA dan Lapas Narkotika Pamekasan, Madura menerima sebanyak 89 Narapidana dari Rutan Kelas I Surabaya, Rabu (21/4/2021).

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Puluhan narapidana saat dibariskan di halaman Lapas Pamekasan sebelum dimasukkan ke blok hunian, Rabu (21/4/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Lapas Kelas llA dan Lapas Narkotika Pamekasan, Madura menerima sebanyak 89 Narapidana dari Rutan Kelas I Surabaya, Rabu (21/4/2021).

Narapidana yang dipindah kedua Lapas Pamekasan ini, adalah mereka yang memiliki kekuatan hukum tetap (Inkracht) sesuai dengan Surat Kepala Nomor W15.PAS.PAS. 25 PK. 01.01.02- 1391 tanggal 19 April 2021 tentang pemindahan 89 WBP ke dua Lapas di Pamekasan.

Pantauan di lokasi, saat penerimaan puluhan narapidana ini dilakukan, mereka diwajibkan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Sebanyak 4500 KPM PKH di Kabupaten Pamekasan Tidak Bisa Cairkan Bantuan Tahap Dua, Ini Penyebabnya

Baca juga: Buruh Geruduk DPRD Jatim, Minta Pemerintah Awasi Ketat Pelaksanaan Pembayaran THR

Baca juga: Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Madura: Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep 21 April 2021

Baca juga: Ada Larangan Mudik, Warga Sumenep Memilih Pulang Kampung Lebih Awal, Begini Respon KSOP IV Kalianget

Sebelum puluhan ratusan WBP itu memasuki Lapas Pamekasan, mereka terlebih dahulu diwajibkan mencuci tangan, masuk box sterilisasi, pemeriksaan suhu tubuh, menggunakan masker, dan barang-barang narapidana disemprot disinfektan. 

Puluhan narapidana yang dipindahkan ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, Sampang dan Bangkalan. 

"Hari ini kita terima Narapidana dari Rutan Kelas I Surabaya, selanjutnya kami lakukan rapid test untuk deteksi dini penyebaran Covid-19 sebelum masuk ke blok hunian," ujar Ka. KPLP Pamekasan, Basuki.

Kata dia, hasil Rapid Test puluhan napi tersebut masih menunggu dari tim Medis Lapas Narkotika Pamekasan.

Nantinya, jika ada yang reaktif akan langsung dipisahkan dan akan dimasukkan ke blok Isolasi Covid-19.

"Kami pisah, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di dalam Lapas Pamekasan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved