Breaking News:

Berita Pamekasan

Viral di WhatsApp Pemberitahuan Rapid Antigen di Bundaran Arek Lancor Pamekasan, Kapolres: Hoaks

Dalam pesan terdapat pemberitahuan kepada warga Pamekasan ada tes rapid antigen diarea bundaran Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan, Kapolres: Hoax

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
Kolase TribunMadura.com (Sumber: TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian dan tangkapan layar pesan berantai WhatsApp)
Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar yang mengklarifikasi soal pesan berantai yang beredar di WhatsApp: Hoaks 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pesan berantai yang tersebar luas di WhatsApp meresahkan warga Pamekasan.

Sebab, dalam pesan itu terdapat pemberitahuan kepada warga Pamekasan agar menghindari area bundaran Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan.

Hal tersebut dimaksudkan agar pengendara yang melintas bisa menghindari tes kesehatan rapid Antigen di wilayah tersebut.

Ternyata, Kapolres Pamekasan menyebutkan pesan itu hoaks.

Berikut isi pesan yang tersebar di sejumlah grup WA dan berbagai media sosial warganet Pamekasan.

"Pemberitahuan : Yang mempunyai rencana ke area pamekasan kota, Hindari Jalan Raya berikut ini : Bundaran Arek Lancor dan sekitarnya. jln kemayoran (sadengdeng). Depan BRI cabang. Jln masègit (sekitar masjid agung ). Pengendara akan diarahkan untk masuk ke arèa arék lancor untk di lakukan swap rapid tès anti gèn.  Jam 07.00 s/d 12.00 WIB."

Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah mengatakan, pesan yang disebarluaskan melalui WA dan media sosial tentang pemberitahuan itu adalah hoaks.

Baca juga: Masyarakat Bangkalan Tolak Rapid Test Antigen, Ketua PCNU: Bukan Berontak, Pakailah Bahasa Merakyat

Menurutnya, Polres Pamekasan tidak pernah mengeluarkan pemberitahuan apa pun perihal adanya rapid antigen di area bundaran Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan seperti yang tersebar di berbagai grup WA warga Pamekasan.

"Kami akan cari penyebar utama yang sengaja menyebarluaskan pesan itu untuk dimintai keterangan," kata AKP Nining Dyah kepada TribunMadura.com, Rabu (9/6/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved