Berita Bangkalan

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi di Bangkalan, Berikan Semangat Warga Untuk Perangi Covid

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti keseriusan TNI Polri untuk membantu penanganan lonjakan kasus covid-19 di Kabupaten Bangkalan. 

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berserta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menkes Budi Gunadi S dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau meninjau vaksinasi di ASDP Pelabuhan Kamal Kabupaten Bangkalan, Sabtu (19/6/2021). 

Masyarakat pun diminta tetap waspada, mengingat terjadi lonjakan kasus Covid-19, usai munculnya varian virus baru Delta B 1617.2, strain India di Kab. Bangkalan.

Dari data Dinas Kesehatan Jawa Timur, sejauh ini pelaksanaan vaksinasi di Jatim terus merangkak naik. Berdasarkan data dasboard SI Satuan Data KPCPEN, per tanggal 18 Juni 2021 total vaksinasi tahap I mencapai 4.070.530 atau 84,59 persen. 

Rinciannya, untuk tenaga kesehatan mencapai 213.723 atau 112,54 persen, petugas publik mencapai 3.071.393 atau 148,32 persen, lalu vaksinasi bagi lansia mencapai, 785.414 atau 30,78 persen.

Kemudian, vaksinasi tahap II sebanyak 1.724.301 atau sekitar 35,83 persen dengan rincian, tenaga kesehatan sebanyak 198.186 atau 104,29 persen, petugas publik sebanyak 1.197.554 atau sekitar 57,83 perse  dan lansia sebanyak 328.684 atau sekitar 12,88 persen.

Gubernur Khofifah pun menyampaikan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan Panglima TNI, Kapolri dan Menkes RI di Bangkalan. Menurutnya, Jawa Timur merasa mendapatkan perhatian yang luar biasa dari pemerintah pusat.

"Dalam kurun waktu 8 hari ini, beliau 3 kali berkenan mengunjungi, memonitor dan tentu arahannya detail sekali. Ini menjadi penting bagi kami, yang ada di Forkopimda Jawa Timur karena masing-masing akan memaksimalkan proses untuk memberikan pengamanan bagi masyarakat Kabupaten Bangkalan," ujar mantan Menteri Sosial RI tersebut.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menyampaikan, hingga saat ini sudah ada 8 orang yang masuk dalam klaster Bangkalan dan terkonfirmasi terdeteksi virus Delta B 1617.2, atau yang dikenal sebagai virus Covid-19 strain India. Dimana virus varian baru tersebut memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat dan luas.

"Oleh karena itu masyarakat diharapkan bisa memahami situasi ini. Masing-masing dari jajaran TNI-Polri akan turun memberikan penguatan, pengamanan pada masyarakat Bangkalan, lalu ada peningkatan kedisiplinan untuk menjalankan Prokes, kemudian mengajak masyarakat untuk vaksin," terang Khofifah.

Terkait penyelenggaraan program vaksinasi sebagai program nasional yang tengah gencar dilakukan di beberapa tempat termasuk di Kab. Bangkalan, orang nomor satu di Jatim itu mengharapkan adanya percepatan di semua lini. Selain itu, dirinya juga berharap pelaksanaan penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro agar terus diperketat.

"Kalau ada PPKM Mikro, maka deteksi paling awal, paling dini dan detail, bisa dilakukan oleh siapapun penyelenggara PPKM itu," imbuh Khofifah

(Fz/fatimatuz zahroh) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved