Breaking News:

CPNS di Madura

Pemkab Sumenep Tak Buka Formasi Guru Agama pada CPNS dan PPPK 2021, Ribuan Guru Mengaku Kecewa

Pemkab Sumenep tidak membuka formasi CPNS dan PPPK 2021 bagi tenaga Guru Pendidikan Agama Islam.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Juru bicara Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) Kabupaten Sumenep, Ah Mahrus Sugiono saat memberikan keterangan, Selasa (6/7/2021). 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Ribuan guru yang tergabung dalam Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) Sumenep kecewa.

Kekecewaan itu disampaikan GTKHNK Sumenep terhadap Pemkab Sumenep karena tidak membuka formasi CPNS dan PPPK 2021 bagi tenaga Guru Pendidikan Agama Islam.

"Jelas kami semua guru agama di Sumenep merasa kecewa terhadap Pemkab Sumenep, mengapa tahun ini tidak ada formasi bagi guru Pendidikan Agama Islam dalam pendaftaran CPNS dan PPPK 2021," kata Juru Bicara GTKHNK Sumenep, Ah Mahrus Sugiono pada TribunMadura.com, Selasa (6/7/2021).

Ia menyebut, padahal, kebutuhan tenaga guru Pendidikan Agama Islam di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Sumenep sangat tinggi.

Baca juga: Pelamar CPNS 2021 dan PPPK di Sumenep Gelisah, Pemkab Tak Buka Formasi Guru Agama, Ini Kata BKPSDM

Guru Agama di SMPN 1 Kalianget ini menilai, pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 sangat mengecewakan bagi guru agama.

"Formasi bagi guru agama dalam pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 ini benar-benar kami harapkan, bahkan kami sudah melakukan audiensi dengan DPRD soal ini. Tapi hingga sekarang tak ada kabar baik," tuturnya.

Pihaknya mendesak Pemkab Sumenep segera tetap buka formasi guru PAI di Sumenep.

"Kami mendesak Pemkab Sumenep adakan formasi bagi guru agama, meskipun hal itu disusulkan," katanya.

Sementara itu, BKPSDM Sumenep, Abd Madjid menuturkan, formasi CPNS dan PPPK 2021 untuk guru agama memang tidak ada.

"Tidak ada (formasi guru PAI), memang itu adanya," kata Abd. Madjid saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Selasa (6/7/2021).

Abd Madjid mengatakan, hal tersebut sudah ketentuan dari pusat.

"Memang itu ketentuan dari pusat, memang tidak ada untuk formasi guru PAI," singkatnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved