Kesehatan
Sering Tidur Tengkurap? Ini Manfaat Tak Terduga dan Risiko Kesehatan yang Mengintainya
Salah satu alasan orang memilih posisi tengkurap saat tidur adalah untuk mengurangi suara dengkuran, namun posisi ini juga memiliki dampak negatif.
Penulis: Afrilia Mustika Damayanti | Editor: Titis Suud
2. Tekanan pada Tulang Belakang
Tekanan pada tulang belakang saat tidur tengkurap menyebabkan tulang belakang terdorong ke arah depan, mengganggu kelengkungan alami (natural curve) dari tulang punggung. Dalam jangka panjang, hal ini dapat menimbulkan nyeri di area punggung, leher, hingga pinggang.
3. Muncul Kerutan di Wajah
Wajah yang terus-menerus menempel pada bantal dapat menyebabkan tekanan pada kulit, mempercepat timbulnya kerutan, serta menyumbat pori-pori akibat paparan debu dan kotoran dari bantal. Ini juga meningkatkan risiko munculnya jerawat dan iritasi kulit, terutama pada kulit sensitif.
4. Risiko SIDS pada Bayi
Untuk bayi di bawah usia satu tahun, tidur tengkurap sangat berbahaya karena bisa menyebabkan sudden infant death syndrome (SIDS), yaitu kematian mendadak saat tidur. Hal ini terjadi karena bayi belum mampu mengubah posisi wajah jika tertutup oleh alas tidur. Oleh sebab itu, bayi sebaiknya selalu diletakkan tidur dalam posisi telentang.
Baca juga: 7 Arti Mimpi Kerja Pertanda Baik atau Buruk? Ternyata Bisa Jadi Sinyal Tubuh Tentang Kualitas Tidur
Tips Aman Jika Terbiasa Tidur Tengkurap
Bagi Anda yang merasa lebih nyaman tidur tengkurap atau sulit mengubah kebiasaan tersebut, ada beberapa langkah pencegahan untuk mengurangi risikonya:
- Gunakan Bantal Tipis
Hindari penggunaan bantal tebal yang dapat membuat leher terlalu menekuk. Bantal tipis atau tanpa bantal lebih dianjurkan agar posisi kepala lebih sejajar dengan tubuh dan pernapasan tetap lancar.
- Tambahkan Bantal di Bawah Panggul
Meletakkan bantal kecil di bawah pinggul dapat membantu menjaga lengkungan alami tulang belakang dan mengurangi tekanan pada punggung bawah.
- Lakukan Peregangan Rutin
Saat bangun tidur, luangkan waktu untuk melakukan peregangan ringan, khususnya di area leher, punggung, dan pinggang. Hal ini membantu mengembalikan fleksibilitas otot dan mengurangi rasa kaku.
- Gunakan Bantal Penghalang
Jika ingin mengurangi kecenderungan tidur tengkurap, Anda bisa menempatkan bantal di sisi tubuh sebagai pembatas agar tubuh tidak mudah berpindah posisi ke tengkurap selama tidur.
Meskipun ada langkah-langkah untuk membuat posisi ini lebih aman, tidur tengkurap tetap sebaiknya dihindari kecuali atas saran medis, terutama untuk kasus-kasus seperti sleep apnea. Risiko jangka panjang terhadap kesehatan tetap perlu dipertimbangkan dengan serius.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di TribunMadura.com
prone sleep
tidur tengkurap
risiko tidur tengkurap
manfaat tidur tengkurap
mengurangi dengkuran
Tribun Madura
TribunMadura.com
| Gudang Obat Ilegal Rp2,74 Milliar di Jakbar Digerebek, BPOM Peringatkan Bahaya Bagi Kesehatan |
|
|---|
| Orang Kurus Bisa Kolesterol Tinggi, Ini 6 Ciri-ciri yang Harus Diwaspadai |
|
|---|
| Dr Zaidul Akbar Ungkap Obat Alami Sembuhkan Ambeien, Cukup Gunakan Rumput Laut dan Lidah Buaya |
|
|---|
| Tak Hanya Ganggu Tidur, Ini 6 Bahaya Lain Tidur Dekat HP yang Jarang Disadari |
|
|---|
| Kenali 7 Manfaat Pistachio, Camilan Sehat untuk Menjaga Kadar Gula Darah Bagi Penderita Diabetes |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Posisi-tidur-tengkurap.jpg)