Selasa, 7 April 2026

Kesehatan

Sering Tidur Tengkurap? Ini Manfaat Tak Terduga dan Risiko Kesehatan yang Mengintainya

Salah satu alasan orang memilih posisi tengkurap saat tidur adalah untuk mengurangi suara dengkuran, namun posisi ini juga memiliki dampak negatif.

Penulis: Afrilia Mustika Damayanti | Editor: Titis Suud
Kompas Lifestyle
TIDUR TENGKURAP - Ilustrasi orang yang tidur dengan posisi tengkurap. Berikut manfaat dan risiko dari posisi tidur tengkurap. 

TRIBUNMADURA.COM - Tidur merupakan kebutuhan vital bagi tubuh untuk memulihkan energi dan menjaga fungsi organ-organ tetap optimal. 

Namun, posisi tidur ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kualitas istirahat dan kesehatan secara keseluruhan. Salah satu posisi tidur yang cukup umum namun menuai pro dan kontra adalah tidur tengkurap atau dalam istilah medis dikenal sebagai prone sleep.

Pada posisi ini, tubuh bagian depan akan bersentuhan langsung dengan permukaan kasur. Untuk memungkinkan bernapas dengan baik, kepala biasanya dipalingkan ke samping agar lubang hidung tidak terhalang bantal. 

Meskipun posisi ini terasa nyaman bagi sebagian orang, terutama bagi yang sudah terbiasa, namun penting untuk mengetahui bahwa ada dampak positif dan negatif yang mengiringinya.

Baca juga: Jangan Langsung Tidur setelah Sahur! Ini 6 Dampak Buruknya Bagi Kesehatan

Manfaat Tidur Tengkurap bagi Tubuh

Walau tidak banyak direkomendasikan, tidur tengkurap ternyata memiliki manfaat tertentu, khususnya bagi mereka yang memiliki gangguan tidur terkait pernapasan.

Berikut adalah beberapa keuntungan tidur tengkurap, dikutip dari Alodokter:

1.Membantu Mengurangi Dengkuran

Salah satu alasan orang memilih posisi tengkurap saat tidur adalah untuk mengurangi suara dengkuran. Dalam posisi ini, lidah cenderung terdorong ke depan oleh gravitasi dan tidak menyumbat saluran pernapasan, berbeda dengan posisi telentang yang memungkinkan lidah jatuh ke belakang dan menghalangi aliran udara.

2. Menurunkan Risiko Positional Sleep Apnea

Positional sleep apnea atau POSA adalah kondisi gangguan tidur di mana saluran pernapasan menyempit atau tertutup saat seseorang tidur telentang. 

Tidur tengkurap dapat membantu membuka saluran napas secara alami karena posisi lidah yang tidak menutup jalur udara. Meski tidak menjadi solusi utama, posisi ini kadang direkomendasikan dokter sebagai pendekatan pendukung bagi penderita POSA ringan.

Baca juga: 5 Arti Mimpi Jadi Artis, Sering Dianggap Bunga Tidur Ternyata Pertanda Baik atau Pertanda Buruk

Risiko Tidur Tengkurap yang Perlu Diwaspadai

Di balik manfaatnya, tidur tengkurap menyimpan sejumlah risiko yang tidak boleh diabaikan. Jika dilakukan secara terus-menerus tanpa penyesuaian, posisi ini bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, di antaranya:

  1. Nyeri Leher

Karena kepala harus diputar ke salah satu sisi agar bisa bernapas, otot-otot leher menerima beban yang tidak seimbang selama berjam-jam. Kondisi ini rentan menimbulkan nyeri otot, kaku leher, hingga gangguan pada tulang leher seperti saraf terjepit. Hal ini bisa membuat tidur terganggu dan menimbulkan rasa sakit saat bangun tidur.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved