Berita Sumenep

Pembangunan Bandara di Pulau Masalembu Tak Jelas, Komisi III DPRD Soroti Minimnya Political Will

Pembangunan bandara di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, masih belum menemui ketidakjelasan.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, Rabu (10/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Pembangunan bandara di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, masih belum menemui ketidakjelasan.

Menurut anggota Komisi III DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, proyek pembangunan bandara di Pulau Masalembu masih menggantung.

"Bandara Masalembu itu sangat mendesak karena menjadi kebutuhan masyarakat. Namun, sampai detik ini, tak ada kejelasan," kata Darul Hasyim Fath, Rabu (10/4/2019).

Pembangunan Sport Center Sumenep Habiskan Puluhan Miliar, Lelang Tender Diharap Secara Profesional

"Ini sama halnya menggantung keinginan masyarakat,” sambung dia.

Politisi partai PDIP itu menyampaikan, ketidakjelasan pembangunan itu karenakan minimnya political will dari pusat maupun daerah.

Sehingga, kata dia, mengakibatkan rencana pembangunan bandara di Pulau Masalembu menemui ketidakjelasan.

Anggota Satpol PP Sumenep Segel Tambak Udang Tak Berizin di Kecamatan Bluto

Darul Hasyim Fath menilai, transportasi udara di Pulau Masalambu dibutuhkan masyarakat setempat untuk mengangkat perekonomian.

“Seharusnya bandara di Pulau Masalembu ada sejak dulu, mengingat mobilisasi warga cukup besar dan untuk penjualan ikan," paparnya.

"Selama inì masyarakat Masalembu hanya bergantung pada transportasi laut, salah satunya kapal perintis. Itupun jadwal operasinya lama," katanya.

Pengguna Sabu di Sumenep Ditangkap Polisi, Kedoknya Terungkap setelah Jatuh saat Mengendarai Motor

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved