Berita Surabaya

Penerapan Sertifikasi Pra Nikah Diminta Tak Kaku, PWNU Jatim: Jangan Jadi Halangan Hak Warga Menikah

PWNU Jatim meminta agar pemerintah tidak kaku dalam menerapkan Sertifikasi Pra Nikah (SPN).

Penerapan Sertifikasi Pra Nikah Diminta Tak Kaku, PWNU Jatim: Jangan Jadi Halangan Hak Warga Menikah
Billion Photos/Shutterstock
ilustrasi - Penerapan Sertifikasi Pra Nikah Diminta Tak Kaku, PWNU Jatim: Jangan Jadi Halangan Hak Warga Menikah 

PWNU Jatim meminta agar pemerintah tidak kaku dalam menerapkan Sertifikasi Pra Nikah (SPN)

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) melalui PW Lembaga Bahtsul Masail NU Jatim meminta agar pemerintah tidak kaku dalam menerapkan Sertifikasi Pra Nikah (SPN).

Salah satu bentuk penerapannya adalah tidak menjadikan Sertifikasi Pra Nikah sebagai syarat wajib pencatatan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA).

"Dalam kondisi-kondisi tertentu ada orang yang sudah siap menikah sementara belum sempat mengikuti program sertifikasi nikah," ucap Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama Jatim, Ahmad Muntaha, Sabtu (7/12/2019).

Kebelet Pipis Malam-Malam, Anggota Polisi Kaget Ada Bayangan Mondar-Mandir di Depan Kamar Mandi Kost

Kisah Memilukan Slamet Warga Lumajang Kehilangan Kaki, Korban Begal Sadis Surabaya asal Balongsari

Polemik Sertifikasi Pra-Nikah, Kemenag Pamekasan Angkat Bicara, Berharap Pemerintah Kaji Ulang

"Dalam kondisi semacam ini tidak boleh dijadikan alasan oleh negara untuk menghalangi hak nikah warga negara," sambung dia.

Selain itu, PWNU Jatim juga mendorong agar pelaksanaan Sertifikasi Pra Nikah diselenggarakan secara sebaiknya dan tidak hanya formalitas saja.

"Kadang kan kita melihat program pemerintah itu hanya formalitas saja dan pelaksanaannya tidak serius," lanjutnya.

Namun secara substansial, Muntaha menyampaikan bahwa PWNU Jatim mendukung program tersebut.

Menurut dia, terdapat pelatihan pembelajaran berbagai hal untuk membangun mahligai rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah dalam Sertifikasi Pra Nikah.

"Untuk itu lah kita meminta pelatihan ini dilaksanakan sebaik-baiknya," ucapnya.

Angka Kasus Perceraian di Sampang Tahun 2019 Tembus Ribuan, Didominasi Istri Gugat Cerai Suami

Tertinggal di Laci Motor, Ponsel Samsung Galaxy A5 Pengunjung Minimarket Raib Digondol Jukir

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved