Breaking News:

Berita Pamekasan

Gara-Gara Beli Dua Unit Mobil, Warga Pegantenan Pamekasan Terancam Dipenjara, Polisi Bongkar Dosanya

Warga Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan itu diringkus Polres Pamekasan setelah membeli dua unit mobil.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Dua penadah mobil rental saat diinterogasi oleh Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari di depan Kantor Reskrim Polres Pamekasan, Senin (9/3/2020). 

Warga Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan itu diringkus Polres Pamekasan setelah membeli dua unit mobil

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUMADURA.COM, PAMEKASAN - Anggota Reskrim Polres Pamekasan meringkus Misli dan Suip di rumahnya masing-masing, Jumat (6/3/2020).

Misli dan Suip merupakan tersangka penadah mobil rental yang digelapkan oleh NA (buron).

Keduanya sebagai penadah mobil rental jenis Toyota Avanza berwarna putih dengan Nopol M 8708 BQ dan mobil Vilfire berwarna putih dengan Nopol B 161 NNN.

Anak Indigo Selamatkan Risma dari Ancaman Maut, Wali Kota Surabaya juga Ungkap Ancaman Maut Lainnya

Senjata Api yang Dipakai Pelaku Perampokan di Sampang Ternyata Ilegal, Dibelinya Seharga Rp 4 Juta

Update Hasil Tes SKD CPNS 2019 Per 9 Maret 2020: Kelulusan Passing Grade Tiap Formasi dan Pengumuman

Mobil rental itu, NA sewa di tempat sebuah tempat rental mobil di Kota Surabaya.

Peran Suip dalam kasus penadahan ini, sebagai penyalur.

Dia disuruh NA untuk menjual atau menggadaikan mobil tersebut ke rekannya.

Warga Kabupaten Sampang ini, menjual dua mobil tersebut ke Misli, warga Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.

Suip tidak menjual dua mobil tersebut sekaligus kepada Misli, melainkan berjangka sekitar tiga hari.

Halaman
123
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved