Virus Corona di Surabaya

Pedagang Mengeluh setelah Pasar Kodam Surabaya Ditutup, Harapkan Hal Ini Kepada Pihak Pengelola

Sudah tiga pekan Pasar Malam Kodam Surabaya atau Pasar Kodam ditutup karena virus corona.

TRIBUNMADURA.COM/Tony Hermawan
Lapak pedagang Pasar Malam Kodam Surabaya atau Pasar Kodam, Kota Surabaya, Selasa (7/4/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pedagang Pasar Malam Kodam Surabaya atau Pasar Kodam terpaksa menutup operasionalnya karena virus corona.

Selama tiga pekan ini, para pedagang tidak bisa membuka operasional lantaran Pasar Kodam ditutup.

Rahmawati, satu di antara pedagang Pasar Kodam mengaku, pemasukannya berkurang sejak Pasar Malam Kodam Surabaya ditutup.

Pasar Kodam Surabaya Ditutup Karena Virus Corona, Pedagang Terpaksa Beralih Jualan Lewat Online

Polres Pamekasan Gelar TFG Pengamanan Kota, Satukan Persepsi Cegah Penyebaran Wabah Virus Corona

UPDATE Peta Sebaran Virus Corona di Pamekasan Madura, Jumlah ODR Meningkat Sementara ODP Menurun

Karenanya, ia berharap, pengelola Pasar Kodam memberikan kompensasi pada pedagang.

"Ya harapan pedagang selama masih ditutup biaya sewa per bulan itu dibebaskan," ucap dia saat dihubungi, Selasa (7/4/2020).

Setelah Pasar Kodam ditutup, Rahmawati dan teman-temannya mencari pemasukan lewat online.

Ia menjajakan barang dagangannya berupa pakaian melalui media sosial.

Namun, ia menyebut, pemasukannya lewat dagangan online tidak sebanyak saat menjual di Pasar Kodam.

"Apalagi di sana juga banyak pedagang selain jual pakaian, ada kuliner juga," kata dia.

Ada Virus Corona, Gereja Katolik di Surabaya Sediakan Live Streaming Perayaan Wafat Isa Al Masih 

Satlantas Polres Pamekasan Beri Bantuan APD dan Vitamin untuk Petugas Medis Covid-19 RSUD Pamekasan

"Kalau semua ganti jualan dengan cara online rasanya gak bisa," ucap dia.

Rahmawati menambahkan, pada bulan ini, pihak pengelola belum memberikan biaya tagihan sewa stand.

Ia khawatir, nantinya pihak pengelola mengijinkan kembali berdagang, tiba-tiba pihaknya membebankan kembali biaya sewa saat masa penutupan.

"Tagihan bulan ini memang belum ada. Tapi tidak ada pemberitahuan resmi bayar atau tidak," ungkapnya.

"Ya harapan kami kalau masih ditutup ya gak bayar sewa," imbuh dia.(Tony Hermawan)

Kisah Pengusaha Songkok Agar Bertahan di Tengah Virus Corona, Rela Banting Setir Produksi Masker 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved