Virus Corona di Bangkalan

Pandemi Virus Corona di Indonesia, MUI Bangkalan dan PWNU Jatim Imbau Masyarakat Tidak Mudik Lebaran

Warga diimbau tidak memanfaatkan mudik lebaran tahun ini karena situasi dan kondisi akibat wabah virus corona atau Covid-19.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Wakil Ketua Rais Syuriah PWNU Jatim KH Nuruddin A Rahman 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Warga Kabupaten Bangkalan Madura dan lainnya diimbau tidak memanfaatkan mudik lebaran tahun ini.

Imbauan itu diungkapkan Wakil Ketua Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Nuruddin A Rahman dan Ketua MUI Bangkalan, KH Syarifudin Damanhuri.

Imbauan tersebut didasarkan atas situasi dan kondisi akibat wabah virus corona atau Covid-19 yang menyebar secara global (pandemi) hingga saat ini.

Dispendukcapil Pamekasan Jemput Bola, Lakukan Pendataan KTP-el ke Rumah Warga Lansia hingga Difabel

Kota Surabaya dan Kota Malang Dikabarkan Bakal Ajukan PSBB, Begini Jawaban Gubernur Khofifah 

Meski Belum Ada PSBB di Jawa Timur, Polda Jatim Tetap Terapkan Protokol Covid-19 Ketat Bagi Pemudik

Kiai Nuruddin menyampaikan keprihatinan dan kewaspadaan yang tinggi atas pemberian Allah SWT berupa musibah Covid-19.

"Wabah (Covid-19) telah melanda dunia termasuk Indonesia," kata Kiai Nuruddin, Kamis (9/4/2020).

"Sehingga dapat meluluh lantakkan semua agenda penting dunia. Seperti di bidang sosial dan ekonomi," sambung dia.

Karena itu, pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Kecamatan Burneh Bangkalan itu mengimbau masyarakat Indonesia untuk melaksanakan imbauan-imbauan pemerintah.

Seperti menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, tinggal di rumah, menjaga jarak, dan memakai masker.

"Terpenting adalah masyarakat tidak memanfaatkan mudik tahun ini. Demi mencegah penyebaran dan potensi penularan virus," jelasnya.

Ia lantas mengutip hadist Rasulullah. Sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhari, Rasulullah pernah menyarankan, apabila ada penyakit menular di satu tempat jangan masuk ke tempat itu.

"Apabila kalian berada di tempat itu, ada wabah, jangan keluar kamu," ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai usaha kemanusiaan sudah dilakukan guna mengurangi potensi penyebaran dan menekan angka kematian.

"Sekarang tinggal tawakal dan berserah diri kepada Allah. Perbanyaklah doa agar Covid-19 segera disirnakan dari bumi ini," pungkasnya.

Kutipan sebuah hadist juga disampaikan Ketua MUI Bangkalan KH Syarifudin Damanhuri. Ia menerangkan, apabila mendengar ada wabah di suatu daerah maka jangan memasuki daerah itu.

Halaman
12
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved