Virus Corona di Sumenep
Bupati Sumenep & Wakil Bupati akan Salurkan Bantuan Pemerintah kepada Guru Ngaji Terdampak Covid-19
Bupati Sumenep dan Wakil Bupati menyaluarkan bantuan program Pemerintah Kabupaten Sumenep kepada 300 guru ngaji yang terdampak pandemi Covid-19.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Elma Gloria Stevani
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim dan Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi akan menyalurkan bantuan program Pemerintah Kabupaten Sumenep kepada 300 guru ngaji yang terdampak pandemi Covid-19.
Bantuan program Pemerintah Kabupaten Sumenep bertujuan untuk meringankan beban guru ngaji yang ada di Kabupaten Sumenep.
• Dirawat 2 Jam, Penjual Gorengan Berstatus PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Dr Koesma Tuban
• Tukang Becak di Kabupaten Malang Tewas Gantung Diri, Leher Tejerat Kabel Listrik di Warung Kopi
• Daftar 7 Kecamatan di Bojonegoro Bersatus Zona Merah Covid-19, Jumlah Positif Corona Kini 12 Orang
"Jumlah itu bisa saja bertambah atau berkurang, setiap data guru yang masuk ke kami masih dilakukan verifikasi," kata Kabag Kesmas Setkab Sumenep, Kamiluddin, Selasa (5/5/2020).
Kamiluddin mengatakan, jika nanti setiap guru ngaji mendapatkan bantuan sebesar Rp 750 ribu dan dananya langsung masuk ke nomor rekening penerima.
"Usulan jumlah guru ngaji jauh lebih besar dari yang sudah terdata, namun disesuaikan dengan kemampuan anggaran," katanya.
Bagaimana program bantuan tersebut agar tepat sasaran, Kamiluddin mengaku jika proses verifikasi terus berjalan.
Salah satunya kata dia, harus memenuhi minimal mempunyai 10 santri, ada dokumen aktivitas, memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
"Itu pun masih melalui proses survei oleh tim," terangnya.