Breaking News:

Berita Sampang

Wilayah Sampang Madura Masuk Pancaroba, BPBD Imbau Warga Antisipasi Cuaca Ektrem

Cuaca ekstrem berpotensi terjadi saat transisi dari musim hujan ke musim kemarau atau pancaroba.

Shutterstock
Ilustrasi - Wilayah Sampang Madura Masuk Pancaroba, BPBD Imbau Warga Antisipasi Cuaca Ektrem 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - BPBD Sampang memprediksi cuaca ekstrem berpotensi terjadi saat transisi dari musim hujan ke musim kemarau atau pancaroba.

Kepala BPBD Sampang, Anang Djoenaidi mengatakan, wilayah Kabupaten Sampang sudah masuk ke musim pancaroba pada bulan Mei ini.

Anang Djoenaidi menyebut, hal itu dibuktikan dengan berkurangnya intensitas turun hujan dalam beberapa pekan terakhir.

Warga Satu Gang di Kediri Lakukan Isolasi Mandiri, Gara-Gara Ada Orang yang Hasil Rapid Test Reaktif

Pulang dari Pasar Wonokromo, Pedagang Sayur di Surabaya Dijambret, Korban sampai Terjerembab

Persediaan Kondom dan Alat Kontrasepsi Lain di Pamekasan selama Pandemi Virus Corona Mencukupi

Dijelaskan dia, informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) situasi transisi rawan terjadi cuaca ekstrem.

Pasalnya, jika turun hujan takarannya akan lebih deras disertai angin kencang dan petir.

"Memang jarang turun hujan tapi kalau sudah turun akan lebih deras disertai angin kencang dan petir," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (6/5/2020).

Ia menambahkan cuaca ekstrem tersebut bisa terjadi di semua wilayah Kabupaten Sampang.

Diharapkan masyarakat waspada terhadap cuaca saat hendak beraktifitas.

Kepala BPBD Sampang Anang Djoenaidi saat ditemui di Pendopo Trunojoyo Sampang, Madura, Rabu (6/5/2020)
Kepala BPBD Sampang Anang Djoenaidi saat ditemui di Pendopo Trunojoyo Sampang, Madura, Rabu (6/5/2020) (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Bupati Sanusi Buka Peluang Pelaksanaan PSBB di Kabupaten Malang Ditunda: Saya Harus Berhati-Hati

"Bagi pengandara jika terjadi hujan lebat dan angin kencang diharapkan meneduh di toko atau warung," kata dia.

"Karena kalau meneduh di pohon dikhawatirkan terjadi pohon tumbang," terangnya.

Untuk mengantisipasi adanya pohon tumbang ataupun rumah ambruk yang disebabkan oleh cuaca ekstrem, BPBD Sampang menyediakan posko darurat bencana.

Warga yang mengetahui adanya pohon tumbang disarankan untuk segera melaporkan terhadap BPBD.

"Melalui posko tanggap bencana pastinya kami akan tanggap dengan adanya bencana yang ada di Sampang," pungkasnya.

Peduli Sesama, Murid TK di Sampang Bagikan Uang Hasil Celengan untuk Tanggulangi Dampak Virus Corona

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved