Breaking News:

PSBB Gresik

Aturan Jam Malam PSBB Gresik Dilanggar, 15 Pengunjung Warung Kopi Jalani Rapid Test di Kantor Polisi

Masih banyak warga Kabupaten Gresik yang melanggar aturan jam malam selama penerapan PSBB.

TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Pengunjung warung kopi menjalani rapid test di Mapolres Gresik, Sabtu (9/5/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Sebanyak 15 orang dibawa ke Mapolres Gresik untuk dilakukan rapid test, Sabtu (9/5/2020).

Ke-15 orang itu merupakan pengunjung warung kopi yang melanggar aturan jam malam saat penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) di Kabupaten Gresik.

Petugas gabungan dari TNI-Polri setiap harinya keliling untuk mengawasi aturan jam malam.

Jalan Belakang Gor Ken Arok Kota Malang Dipasangi Beton Buis, Cegah Aksi Balap Liar di Area Tersebut

Pemkot Temukan 16 Klaster Penyebaran Covid-19 di Surabaya, Risma Siap Tracing secara Menyeluruh

Kerumunan Anak Muda di Kafe dan Warung Kopi Dihentikan Paksa, Langgar Aturan Penerapan Jam Malam

Masih saja ditemukan para pengunjung warung kopi yang melanggar jam malam pukul 21.00 WIB sampai 04.00 WIB.

Pelanggaran itu selalu ditemukan hingga PSBB Gresik berjalan selama 13 hari.

Petugas gabungan menyisiri ruas jalan di wilayah kecamatan Gresik kota dan Kebomas.

"Hasilnya ada 15 warga yang terdiri dari pengelola warung dan pengunjung kita bawa ke Polres untuk dirapid test," ujar AKP Arifin, Kabag Ops Polres Gresik, Minggu (10/5/2020).

Satu persatu dilakukan rapid test. Petugas dari dinas kesehatan (Dinkes) mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Mayat Berompi Juru Parkir Mengambang di Sungai Kalimas Surabaya, Polisi Ungkap Identitas Korban

Warga Malang Heboh, Ada Suami Berusaha Golok Leher Istri di Rumahnya, Begini Kronologi Lengkapnya

"Hasilnya 15 orang itu non reaktif dan kita pulangkan," ucapnya.

Kasat Binmas Polres Gresik, AKP Juanidi mengaku, tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi kepada warga untuk patuh peraturan PSBB Gresik.

"Saya sampaikan apabila terpaksa keluar rumah hanya untuk keperluan yang sangat penting dan mendesak saja," kata dia.

"Hal tersebut bertujuan untuk menekan penyebaran virus corona Covid 19 dengan menerapkan jam malam selama PSBB sampai 11 Mei besok dan akan diperpanjang 14 ke depan," pungkasnya. (wil)

Dikira Begal, Warga Kediri ini Babak Belur Dihajar Massa, Polisi Buru Para Pelaku Penganiayaan

Penulis: Willy Abraham
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved