Breaking News:

Virus Corona di Jawa Timur

Pencairan BLT Dana Desa Bagi Warga Jatim Terdampak Corona Dikebut, Ditarget Rampung Sebelum Lebaran

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong percepatan penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat melakukan pencairan BLT-DD secara simbolis dan virtual ke warga desa di Kabupaten Blitar, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan, dari Gedung Grahadi, Selasa (12/5/2020) siang. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong percepatan penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Targetnya dalam dua pekan ini jelang Hari Raya Idul Fitri, penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) diupayakan bisa diterima masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah pedesaan.

"Sesuai pesan Presiden Joko Widodo, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) harus dimaksimalkan dan dipercepat pencairannya sebelum Hari Raya Idul Fitri agar dapat dirasakan betul manfaatnya oleh para KPM untuk memenuhi kebutuhannya," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat melakukan pencairan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) secara simbolis dan virtual ke warga desa di Kabupaten Blitar, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Lamongan, dari Gedung Grahadi, Selasa (12/5/2020) siang.

Pasien Ke-6 Positif Covid-19 di Pamekasan Dinyatakan Sembuh, Wajib Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Nekat Keluar Rumah Saat PSBB, Maling Motor di Gresik Hanya Bisa Nyengir Kesakitan Seusai Ditembak

Penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dilakukan secara virtual pada perwakilan 5 orang perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik serta kepada 5 orang perwakilan KPM dari Desa Badurame, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Dan juga pada perwakilan 10 KPM di Desa Sidorejo Kec. Ponggok Kab Blitar.

Lebih lanjut Gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu mengatakan per hari ini sudah Rp 16,7 Miliar BLT-DD yang disalurkan ke warga pedesaan terdampak Covid-19 di Jawa Timur.

Sebanyak Rp 16,7 Miliar Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) itu sudah diterimakan pada 27.841 keluarga penerima manfaat.

Mereka para penerima tersebut tersebar di 369 Desa yang ada 15 Kabupaten/Kota se Jatim.

Dengan potensi maksimal BLT-DD Jatim yang mencapai Rp 2,285 Triliun dan akan dibagi  untuk 1.265.845 KPM di 7.724 desa, kini desa yang sudah melakukan musdes penetapan KPM penerima BLT-DD sudah mencapai 3.357 Desa  atau sebesar 43,8 persen.

Pelaku Cabul Siswi SMP Gresik di Kandang hingga Hamil Diperiksa Pekan Depan, Dipanggil Sebagai Saksi

Dinilai Mampu, 526 Warga di Kota Mojokerto Batal Dapat Bantuan Sosial dan Diblokir

Rotasi Jabatan Kasat Reskrim Polres Sumenep, DPD KNPI Jatim Kecewa atas Kebijakan Polda Jatim

Setiap KPM yang menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) ini mendapatkan dana Rp 600.000 per bulan. 

Para penerima BLT-DD adalah mereka-mereka yang terdampak oleh Covid 19 baik karena kehilangan mata pencaharian, belum terdata pada DTKS, atau memiliki anggota keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis.

Selain itu, mereka yang berhak menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) juga bukan merupakan keluarga penerima bantuan lain dari pemerintah seperti, PKH, BNPT, Prakerja dan Bansos Tunai lainnya.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved