Berita Sumenep

Rotasi Jabatan Kasat Reskrim Polres Sumenep, DPD KNPI Jatim Kecewa atas Kebijakan Polda Jatim

DPD KNPI Jatim kecewa terhadap kebijakan Polda Jatim terkait wacana rotasi jabatan Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Oscar Stefanus Setjo.

istimewa
Kabid Hukum dan Ham, DPD KNPI Jatim, Nur Faisal MH. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Timur merasa sangat kecewa terhadap kebijakan Polda Jatim terkait wacana rotasi jabatan Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Oscar Stefanus Setjo yang baru tiga bulan bertugas.

"Kami DPD KNPI Jatim kecewa dengan kebijakan Polda Jatim, terkait dirotasi atau dipindahnya Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Oskar Stefanus Setjo," kata Kabid Hukum dan Ham, DPD KNPI Jatim, Nur Faisal MH saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Selasa (12/5/2020).

Kasat Reskrim Polres Sumenep Ahli Ungkap Kasus Mafia Besar akan Tempati Jabatan Baru di Polda Jatim

Pergerakan Pemuda Relawan Penanganan Covid-19 Pamekasan Bagikan Air Mineral dan Masker ke Masyarakat

Pria Sampang Keluarkan Celurit, Ancam Polisi Lewat Video di Facebook, Tak Berkutik Saat Tertangkap

Pria yang juga menjabat sebagai Sekjend Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Advokasi Nasional Indonesia( DPP GANI) ini mengatakan, rotasi jabatan itu hal biasa.

Tapi kata dia, yang tidak biasa apa bila seorang penegak hukum yang memiliki kinerja baik tidak tebang pilih dalam penegakan hukum tiba - tiba dirotasi atau dipindahkan.

"Padahal dia baru 3 bulan menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Sumenep, terlalu singkat waktu tersebut bagi seorang perwira polri yang memiliki kinerja baik dan berbasis pengabdian pada bangsa dan negara. Mestinya Polres Sumenep mempertahankan sumber daya manusia yang memiliki dedekasi tinggi pada bangsa dan negara," tegasnya.

Nur Faisal ini menilai, kinerja AKP Oscar Stefanus Setjo dalam pengungkapan kasus beras oplosan untuk program sembako disumenep dinilai sangat luar biasa.

Bahkan katanya, hal itu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat miskin disumenep dan merasa hak haknya terlindungi oleh penegak hukum.

Tapu menurutnya, jika nanti benar - benar dirotasi mendadak, maka yang pasti rakyat miskin di Sumenep kehilangan perlindungnya. Padahal katanya, tidak menutup kemungkinan dalam kasus tersebut masih ada pihak lain yang belum tersentuh.

"Dari itu, kami menduga ada konspirasi dan kami akan berkordinasi dengan Kompolnas RI. Sebelum ini terjadi, kami minta Polda evaluasi kembali lah berkaitan dengan ini," pintanya.

PPDB 2020/2021 SMP Negeri Kota Malang Hari Kedua, Pendaftar Sulit Akses, Server Down karena Overload

Berduaan di Kamar Kos, Pasangan Bukan Suami di Kota Kediri Digerebek Warga Menjelang Sahur

Dokter di Kota Malang Positif Covid-19 dan Tergolong Orang Tanpa Gejala, Dirujuk ke Rumah Sakit

Halaman
123
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved