Breaking News:

Berita Sumenep

Dapat Ancaman Dihabisi, Manajer Tambak Udang Datangi Kantor Inspektorat Sumenep & Sampaikan Tuntutan

Pelapor sekaligus korban dugaan pengancaman oleh oknum Kades di Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep ini mendatangi kantor Inspektorat Sumenep.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Leo Dominus Parinusa, saat memberikan keterangan di kantor Inspektrat Sumenep, Jumat (12/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dugaan pengancaman oleh oknum Kepala Desa (Kades) di Sumenep terhadap korban, yakni salah satu manajer tambak udang yang berujung pelaporan ke polisi ini terus berjalan.

Pada hari Jumat (12/6/2020), Leo Dominus Parinusa, pelapor sekaligus korban dugaan pengancaman oleh oknum Kades di Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep ini kembali mendatangi kantor Inspektorat Sumenep.

"Saya sudah melaporkan Kades Longos yang jadi tersangka, untuk segera dicopot dari jabatannya. Jadi, ini kami terus melangkah selanjutnya ke Inspektorat," kata Leo Dominus Parinusa pada TribunMadura.com.

UPDATE CORONA di Tuban Sabtu 13 Juni 2020: Tambah 3 Orang, Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 30

BREAKING NEWS - Guru SMP di Bojonegoro Perdaya 25 Perempuan Foto Bugil, Kedoknya Terbongkar

Cara Licik Guru SMP Bojonegoro Minta 25 Gadis Muda Foto Bugil-Setubuhi Paksa, Ada Kontrak Perjanjian

Namun kata Leo Dominus Parinusa, pihak Inspektorat Sumenep dinilai tidak merespons atas pelaporan kasus dugaan pengancaman tersebut.

"Ini tidak ada respon sama sekali, responnya seolah - olah seperti dipanggil (terlapor) juga tidak ada. Saya datang ke kantor Inspektorat ini sudah empat kali dan belum juga direspon," tuturnya.

Padahal kata Leo Dominus Parinusa ini, dirinya sudah melaporkan ke Inspektorat Sumenep ini sekitar satu bulan lalu setelah oknum kades tersebut ditetapkan jadi tersangka.

"Sekitar satu bulan lalu, dia itu (oknum kades) ditetapkan sebagai tersangka dan setelah itu saya langsung melaporkan ke Inspektorat Sumenep. Tapi beberapa kali saya datang ke tempat ini selalu tidak bisa ditemui," katanya.

Korban dugaan pengancaman oleh oknum Kades di Kecamatan Gapura ini berharap, pihak Inspektorat untuk segera merespons laporan korban tersebut.

"Kasusnya pengancaman untuk menghabisi saya," katanya.

Halaman
123
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved