Breaking News:

Virus Corona di Sampang

7 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Puskesmas Banyuanyar Sampang Ditutup Sementara Selama Enam Hari

Pelayanan Puskesmas Banyuanyar di Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang, Madura ditutup sementara hingga enam hari ke depan, Senin (6/7/2020).

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Puskesmas Banyuanyar di Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Senin (6/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG – Pelayanan Puskesmas Banyuanyar di Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang, Madura ditutup sementara hingga enam hari ke depan, Senin (6/7/2020).

Penutupan sementara dilakukan setelah tujuh tenaga kesehatan Puskesmas Banyuanyar terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Puskesmas Banyuanyar, dr. Indah mengatakan, Puskesmas Banyuanyar akan ditutup sampai hari Sabtu 11 Juli 2020.

Puskesmas Banyuanyar akaan dibuka kembali pada hari Senin 13 Juli 2020.

Truk Terguling di Pamekasan, Pengemudi Banting Setir saat Hindari Mini Bus yang Hendak Menyeberang

Pria di India Habiskan Rp 58 Juta untuk Buat Masker dari Emas Demi Lindungi Diri dari Virus Corona

Oknum Teller Bank BRI Sumenep Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi, JPU Susun Surat Dakwaan

Tujuh tenaga kesehatan yang positif Covid-19 di antaranya dua perawat, satu bidan dan satu adminstrasi keuangan yang berada di Puskesmas Induk.

“Kemudian dua bidan dan satu perawat yang bertugas di desa,” ujarnya kepada TribunMadura.com.

Puskesmas Banyuanyar membentuk tiga gelombang penetralisiran ruangan dan seluruh area gedung melalui penyemprotan disinfektan.

“Gelombang pertama sudah dilakukan hari sabtu kemarin, gelombang ke dua hari Rabu besok, terakhir hari minggu di seluruh lingkungan puskesmas,” ucap dr. Indah.

Sedangkan untuk semua petugas setiap hari tetap melakukan absen, dengan sharelock dari rumah, sehingga mereka tidak boleh meninggal Kabupaten Sampang.

Khofifah Perluas Layanan Sembako Murah, Gratis Ongkir ke Delapan Kabupaten dan Kota di Jawa Timur

Cara Kotor Pria asal Lamongan Curi Kotak Amal Lintas Kabupaten, Memanfaatkan Kondisi Masjid Sepi

Kabupaten Malang Punya Alat Deteksi Gempa Bumi Terbanyak di Jatim, Salah Satunya di Kantor Bupati

“Untuk yang Poustu polindes yang tidak terdampak tetap buka sebagaimana biasa dan mereka juga tetap sharelock dari lokasinya masing-masing,” tuturnya.

dr. Indah menambahakan, sebelum melakukan penutupan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Puskesmas lainnya untuk menerima pasien rujukan melalui BPJS.

Sehingga masyarakat sekitar Kelurahan Banyuanyar Sampang atau pasien BPJS, saat ini dapat meminta rujukan ke Puskesmas Kemuning.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Puskesmas Kemuning, jadi untuk rujukan tetap dilayani di sana, begitupun dengan imerjensinya,” terang dr. Indah.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved