Breaking News:

Berita Pamekasan

42 Fasilitator Siap Dampingi Wira Usaha Baru di Pamekasan, Tiap Kecamatan Difasilitasi 3 Petugas

Ada 42 fasilitator pendamping Wira Usaha Baru (WUB) di Kabupaten Pamekasan Madura.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ribuan calon wira usaha baru (WUB) saat menghadiri pembekalan di Pendopo Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (5/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sebanyak 42 fasilitator pendamping Wira Usaha Baru (WUB) di Kabupaten Pamekasan, Madura, digaji sebesar Rp 1.5 juta per bulan.

Plt Kepala Disnakertrans Pamekasan, Supriyanto mengatakan, sebanyak 42 pendamping tersebut sudah melakukan kontrak selama satu tahun dan diberi honor.

"Honor mereka sebesar Rp 1.5 juta perbulan selama kontrak," kata Supriyanto kepada TribunMadura.com, Rabu (5/8/2020).

UPDATE Corona di Ponorogo 5 Agustus 2020, Ada 9 Pasien Baru, Satu Orang Diduga Tertular dari Menantu

Pengunjung Bank di Kota Malang Heboh, Pria 62 Tahun Mendadak Tewas sesaat Masuk ke Lobi Gedung

Dinas Kelautan dan Dinas Perikanan Jatim Usulkan Harga Pokok Penjualan Garam Rp 600 Ribu Per Ton

Supriyanto juga menjelaskan, sebanyak 42 fasilitator yang sudah tanda tangan kontrak itu akan bekerja untuk 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Dari jumlah tersebut masing-masing kecamatan, kata dia, ada tiga orang fasilitator.

"Hanya kecamatan Proppo, Pademawu dan Pamekasan yang terdiri dari empat pendamping," jelasnya.

Ia juga mengutarakan, dalam bekerja, setiap fasilitator mempunyai tugas untuk merekrut orang yang hendak berusaha, kemudian diberi pendampingan.

Mulai dari tata usaha, pinjaman modal, pengurusan izin hingga tahapan promosi.

Untuk tahun 2020 ini, kata dia, mulanya progam WUB Kabupaten Pamekasan dianggarkan sebesar Rp 3.9 Miliar.

Hanya aja, jumlah sebanyak itu masih dipotong untuk keperluan penanganan Covid-19 hingga menjadi Rp 2.7 miliar yang bersumber dari APBD tahun 2020.

"Untuk awalnya target pengusaha sebanyak 2300 orang. Tetapi diralat menjadi 1504 pengusaha," tutupnya.

PLN Imbau Warga Tak Main Layang-Layang di Dekat Aliran Listrik Bertegangan Tinggi, Ini Risikonya

Ibu Muda di Kota Batu Melahirkan Bayi secara Mandiri di Rumahnya, Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved