Breaking News:

Berita Sidoarjo

Plt Bupati Sidoarjo Cak Nur Wafat, Gubernur Serahkan SK Plh Bupati Sidoarjo pada Sekda Achmad Zaini

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan SK Plh Bupati Sidoarjo pada Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Achmad Zaini.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Dok Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan SK Plh Bupati Sidoarjo pada Sekda Kabupaten Sidoarjo Achmad Zaini, Minggu (23/8/2020) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Achmad Zaini resmi menjabat sebagai Plh Bupati Sidoarjo.

Hal itu setelah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan SK Plh Bupati Sidoarjo pada Achmad Zaini, Minggu (23/8/2020) malam.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, penunjukan tersebut dilakukan karena tidak boleh ada kekosongan jabatan kepala daerah di Kabupaten Sidoarjo.

Cak Nur Plt Bupati Sidoarjo Meninggal Karena Covid-19, Semasa Hidupnya Dikenal Ramah dan Easy Going

Plt Bupati Sidoarjo Cak Nur Meninggal Covid-19, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Ungkap Duka

Mengenal I Gede Swadiaya: Preman Penguasa Kuta, 20 Tahun Cari Ustaz Madura yang Kenalkan Islam

Sebelumnya, Wakil Bupati Sidoarjo yang juga Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin wafat akibat terinfeksi Covid-19, Sabtu (22/8/2020) sore.

Menurut Khofifah Indar Parawansa, penunjukan ini sesuai dengan aturan. Bahwa dalam satu pemerintahan tidak boleh kosong. Sehingga harus ditunjuk plh bupati.

“Alhamdulillah penyerahan SK plh sudah kami serahkan tadi malam. Karena memang tidak boleh ada kekosongan,” tegas Khofifah, Senin (24/8/2020).

 Pihaknya mengatakan bahwa plh ini maksimal berlaku selama tiga puluh hari.

Saat ini Pemprov Jatim mempersiapkan untuk mengajukan tiga nama ke Kemendagri untuk ditunjuk sebagai penjabat Bupati Sidoarjo. 

Warga Satu Desa ini Alami Hal Aneh Tiap Bangun Tidur, Ungkap Telapak Kakinya Tiba-Tiba Bernoda Hitam

Bau Amis Dikira dari Ikan Koi Mati, Warga Sukoharjo ini Temukan Fakta Mengejutkan di Rumah Tetangga

“Kami akan mengajukan tiga nama ke Kemendagri untuk penunjukan penjabat bupati hingga Pilkada selesai. Jadi nanti yang memilih Bapak Mendagri,” imbuh Khofifah.  

Untuk penunjukan tiga nama yang akan diajukan ke Kemendagri sebagai penjabat bupati, dikatakan Khofifah, pihaknya akan melibatkan DPRD.

Dalam waktu dekat akan digelar rapat paripurna untuk mengambil keputusan nama calon penjabat bupati guna diajukan ke Kemendagri melalui gubernur.

Sebagaimana diketahui, Nur Ahmad Syaifuddin atau yang akrab disapa Cak Nur meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19.

Saat ini tracing telah dilakukan masif pada orang-orang dekat yang berkontak dengan Cak Nur dalam 14 hari terakhir.

Belum Sampai Puncak, Pendaki Gunung Lawu Meninggal di Pos 2 Cemorosewu, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Anggota DPRD Sidoarjo Wajib Jalani Tes Swab, Dilarang Ikut Kegiatan Kedewanan Jika Tak Ikut Tes

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved