Breaking News:

Berita Pamekasan

114 PMI Ilegal Asal Madura Meninggal di Negara Tempat Kerja karena Sakit hingga Jatuh dari Lantai 5

Sebanyak 114 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal asal Madura, meninggal dunia di negara tempat kerjanya.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
Koordinator P4TKI Pamekasan, Hari Sarjana Saputra
Petugas Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (B2PMI) saat menjemput salah satu PMI ilegal yang meninggal dunia asal Madura di Bandara Juanda Surabaya beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sebanyak 114 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal asal Madura, meninggal dunia di negara tempat kerjanya.

Meninggalnya ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ini disebabkan karena beberapa faktor.

Mulai dari akibat kecelakaan kerja dan terkena penyakit.

Hari Guru Nasional, Kadisdik Pamekasan Ajak Guru Profesional Jalankan Pembelajaran di Masa Pandemi

Datangi Makodim 0826, Kapolres Pamekasan Berikan Kejutan Tumpeng Istimewa ke Dandim di HUT TNI ke-75

Wartawan TV, Korban Penganiayaan di Pamekasan Laporkan Oknum Massa Demo Tolak Wisata Bukit Bintang

Koordinator P4TKI Pamekasan, Hari Sarjana Saputra mengatakan, sedari Januari hingga Agustus 2020, terdata sebanyak 114 PMI ilegal asal Madura yang dinyatakan meninggal dunia di Negara tempat kerjanya.

Ratusan PMI yang meninggal ini, tersebar di empat kabupaten berbeda di Madura, meliputi Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan.

Kata dia, mayoritas PMI yang meninggal dunia tersebut karena sakit.

Meliputi, sakit kencing manis, ginjal, jantung dan stroke.

"Tapi, ada lagi beberapa PMI yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja, jatuh dari atas lantai 5 saat bekerja di ketinggian," kata Hari Sarjana Saputra kepada TribunMadura.com, Selasa (6/10/2020).

Pria yang akrab disapa Hari ini juga menjelaskan, ratusan PMI ilegal asal Madura yang meninggal dunia ini tidak mendapat asuransi, karena yang bersangkutan berangkat secara non prosedural (ilegal).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved