Breaking News:

Berita Gresik

Pemkab Gresik Tunda Belajar Tatap Muka di Sekolah Awal Januari 2021, Begini Penjelasan Nur Maslichah

Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan, akan menunda kegiatan belajar tatap muka pada awal Januari 2021.

TRIBUNMADURA.COM/SOEGIYONO
Kegiatan wisuda SMP Muhammadiyah 12 GKB diadakan secara virtual di ruang mulitimedia, Jalan Jawa GKB, Kecamatan Manyar. Kegiatan tersebut untuk mencegah penyebaran covid-19, Jumat (5/6/2020). 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan akan menunda kegiatan belajar tatap muka pada awal Januari 2021.

Penundaan itu terkait terjadinya peningkatan pasien Covid-19 di akhir-akhir ini, Kamis (31/12/2020). 

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Nur Maichah, mengatakan, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik merujuk surat edaran dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, perihal imbauan kedua, dan berdasarkan keputusan bersama Keputusan Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri.

"Dalam edaran tersebut, mengimbau untuk pembelajaran tatap muka pada awal semester genap ditunda, mengingat meningkatkanya kembali kasus Covid-19 dalam skala nasional maupaun regional. Termasuk di lembaga pendidikan," kata Nur Maslichah, yang akrab disapa Ica.

Baca juga: Rajae Meninggal Bukan karena Terinfeksi Covid-19, Ini Penjelasan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam

Baca juga: Baddrut Tamam Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Wakil Bupati Pamekasan: Kami Sangat Kehilangan

Baca juga: Jenazah Wakil Bupati Pamekasan Rajae Akan Dikebumikan di Pemakaman Umum Bendungan Desa Bujur Barat

Baca juga: Jenazah Wakil Bupati Pamekasan Rajae akan Dimakamkan di Samping Makam Ayahnya di TPU Bendungan

Lebih lanjut Ica mengatakan, untuk pemberitahuan jadwal pembelajaran tatap muka, wali murid dihimbau untuk menunggu informasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik

Sementara, kepada lembaga pendidikan untuk menghimbau kepada wali murid untuk tetap menjaga kesehatan putra-putrinya dengan menerapkan kebiasaan baru yaitu melaksanakan 3 M. Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. 

"Wali murid dihimbau untuk tetap mendampingi putra-putrinya di saat pendidikan daring maupun luring," imbuhnya. 

Dalam pergantian tahun baru 2021, Ica juga menghimbau kepada wali murid dan para siswa untuk tetap berada di rumah dan tidak bepergian jauh jika tidak sangat penting. 

"Untuk libur pergantian tahun, dihimbau tidak bepergian keluar kota, kecuali ada keperluan sangat penting," katanya.

Diketahui, di Kabupaten Gresik pada Rabu (30/12/2020), masih ada tambahan kasus positif 20 orang, konfirm sembuh ada 9 orang dan konfirm meninggal dunia 2 orang. 

Sedangkan, total konfrim ada 4,145 orang, konfrim dirawat (isolasi) ada 68 orang, konfrim selesai ada 3,805 orang dan meninggal dunia ada 272 orang.

Baca juga: Sasaran Pengamanan Malam Tahun Baru 2021 di Kabupaten Sampang: Konvoi, Balap Liar, hingga Kerumunan

Baca juga: Akhirnya MYD Buka Suara Setelah Jadi Tersangka Video Syur Bersama Gisel: Gue Bukan Siapa-siapa

Baca juga: BREAKING NEWS - Wakil Bupati Pamekasan, Rajae Meninggal Dunia di RSU Dr Soetomo Surabaya

Baca juga: Dua Hari Sebelum Wabup Pamekasan Meninggal Dunia, Sang Istri Berdoa Ingin Kumpul Bersama Keluarga

Penulis: Soegiyono
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved