Breaking News:

Berita Pamekasan

Bupati Pamekasan Instruksikan Kepala Desa hingga OPD segera Lakukan Rapid Test, Ini Tujuannya

Seluruh Forkopimda Kabupaten Pamekasan Madura diminta agar segera melakukan rapid test.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menginstruksikan kepada seluruh Forkopimda Pamekasan Madura agar segera melakukan rapid test.

Dalam hal ini, Baddrut Tamam meminta kepada OPD, Camat, Lurah, dan Kepala Desa di Pamekasan untuk tidak takut melakukan rapid test.

Ia memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan rapid test dengan cara berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Pamekasan.

Baca juga: UPT Puskesmas Pademawu Pamekasan Ditutup sampai 13 Januari 2020, Ada 3 Karyawan Positif Covid-19

Baca juga: Gubernur Khofifah Nonton Drakor Start Up di Sela Isolasi Mandiri, Dapat Inspirasi soal Sandbox

Baca juga: Pemkab Pamekasan Ingin Gagas Ko-Hand Traktor Tahun ini, Layanan Khusus Petani secara Gratis

Kata dia, instruksi ini dalam rangka untuk memberikan perlindungan kepada Camat, Kades dan Lurah agar terhindar dari terjadinya penularan Covid-19.

"Karena mereka sering berinteraksi dengan dengan masyarakat. Jadi harus segera melakukan rapid test," kata Baddrut Tamam, Senin (4/1/2021).

Menurut Bupati yang akrab disapa Ra Baddrut ini, melalui Rapid Test itu merupakan upaya dalam menemukan gejala seseorang terpapar Covid-19 atau tidak.

Ia meminta kepada seluruh Forkopimda setempat agar tidak usah takut untuk melakukan rapid test.

"Justru ketika ketahuan negatif atau positif bisa secepatnya ditangani, dan bagi yang reaktif tidak usah panik, secapatnya lakukan isolasi mandiri," peringatnya.

Ra Baddrut juga membeberkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi pihaknya dengan tim Satgas Covid-19 Pemprov Jatim, terdata sebanyak 30 peenderita positif Covid-19 meninggal dunia karena lambat dalam penanganan medis.

Baca juga: Pasangan Mesum Digerebek saat Habiskan Malam Tahun Baru di Penginapan, Ada yang di Bawah Umur

Baca juga: PAC GP Ansor Tlanakan Pamekasan Dukung Keputusan Pemerintah Bubarkan FPI, Demi NKRI Damai dan Aman

Sedangkan, sekitar 70 persen pasien yang positif Covid-19 lalu meninggal dunia karena punya komorbid (penyakit bawaan).

“Rapid tes ini merupakan pilihan karena daripada telat penangananya," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved