Breaking News:

Berita Pamekasan

Otak Pelaku Pencurian Kotak Amal 20 Masjid di Pamekasan Positif Konsumsi Sabu dan Inex, Ini Sosoknya

Otak pelaku kasus pencurian kotak amal yang terjadi di 20 masjid wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura diketahui positif narkoba.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Otak pelaku pencuri kotak amal masjid berinisial FDK (kanan) di 20 wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura saat dipajang di halaman Mapolres Pamekasan, Rabu (27/1/2021) kemarin. 

Penulis: Kuswanto Ferdian l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Otak pelaku kasus pencurian kotak amal yang terjadi di 20 masjid wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura diketahui positif narkoba.

Hal itu terkuak, setelah Satreskrim Polres Pamekasan melakukan tes urine terhadap 10 tersangka yang merupakan komplotan pencuri kotak amal di sejumlah masjid wilayah Pamekasan.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Adhi Putranto Utomo mengatakan, otak pelaku kasus pencurian kotak amal masjid yang terjadi di sejumlah wilayah Pamekasan ini berisinial FDK.

Baca juga: Selain Tak Ada Penilangan dan Layanan Kilat, Ini 7 Program Prioritas Kapolri Listyo: Tumpul ke Atas!

Baca juga: Ramalan Zodiak Karir Kamis 28 Januari 2021, Pengeluaran Taurus Sembrono, Cancer Menikmati Kesuksesan

Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan pada Jumat 29 Januari 2021, Libra Waspada dan Berhematlah, Aquarius Berutang

Baca juga: Ramalan Shio Tahun 2021, 4 Shio Ini Paling Beruntung, Keuangan Melonjak Tinggi! Shiomu Termasuk?

Pria berusia 17 tahun itu tinggal di Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

Kata dia, FDK saat dilakukan tes urine diketahui positif mengkonsumsi sabu dan inex.

Namun selain FDK yang diketahui positif narkoba, dari kesepuluh tersangka tersebut setelah dilakukan tes urine, terdapat tiga tersangka lainnya yang juga diketahui positif narkoba.

Yaitu, AF (17 tahun) warga Kelurahan Bugih, RM (15 tahun) warga Kelurahan Bugih, dan Ach Idris Efendi, pria berusia 20 tahun, warga Kecamatan Palengaan.

"Dari keempat tersangka yang diketahui positif narkoba ini, tiga di antaranya masih di bawah umur," kata AKP Adhi Putranto Utomo kepada TribunMadura.com, Kamis (28/1/2021).

Menurutnya, kesepuluh maling kotak amal masjid tersebut saling mengenal satu sama lain dan merupakan satu komplotan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved