Berita Malang

Puluhan Kendaraan Bermotor Hasil Razia Balap Liar di Mapolresta Malang Kota Belum Diambil Pemiliknya

Puluhan kendaraan bermotor hasil razia balap liar terparkir rapi di halaman belakang Mapolresta Malang Kota.

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Satlantas Polresta Malang Kota saat memberikan masker bagi pelaku yang diduga akan melakukan balap liar, usai diamankan di halaman Mapolresta Malang Kota, Minggu (17/1/2021) 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Puluhan kendaraan bermotor hasil razia balap liar di sejumlah titik di Kota Malang masih terparkir rapi di halaman belakang Mapolresta Malang Kota.

Puluhan kendaraan bermotor hasil razia balap liar itu masih belum diambil oleh pemiliknya.

Tidak hanya motor, ada juga mobil hasil sitaan razia balap liar di Kota Malang terparkir di halaman belakang Mapolresta Malang Kota.

Risiko Fatal Jika Kabur saat Ada Razia Tilang, Pengendara Bisa Didenda hingga Pidana Kurungan

Pamit Cari Rumput untuk Pakan Ternak, Petani Kediri Ditemukan Tewas di Hamparan Kebun Tebu

Eks Gedung Bioskop Garuda Kota Malang Bakal Disulap Jadi Lapangan Badminton, Ini Kata Sutiaji

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution mengatakan, para pemilik kendaraan belum mengambil kendaraannya yang terjaring saat operasi balap liar karena sedang menunggu sidang.

"Jadi mereka masih menunggu tanggal sidangnya," kata Kompol Ramadhan Nasution kepada TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Rabu (10/2/2021).

"Nanti setelah sidang, baru mereka membayarkan denda tilang," ujarnya.

Ia menegaskan bukan berarti membayar denda tilang, mereka bisa mengambil kendaraan begitu saja.

"Mereka baru bisa mengambil, setelah menstandarkan kembali kondisi kendaraan sesuai spek pabrikan," ungkapnya.

"Ini dilakukan sebagai upaya agar mereka jera dan tidak mengulangi lagi perbuatannya itu," terangnya.

Ia menerangkan bahwa saat terjaring razia operasi balap liar, kendaraan roda empat maupun roda dua tersebut tidak sesuai dengan standar kendaraan laik jalan.

"Kendaraan tidak ada plat nomornya tidak menggunakan knalpot standar, dan lampunya juga tidak standar. Dan hal itu harus distandarkan kembali," tambahnya.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution (TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN)

Aturan Penting PPKM Mikro di Kota Malang, Sutiaji Pastikan Tak Ada Penyekatan dan Penutupan Jalan

Terkait jumlah kendaraan hasil razia operasi balapan liar yang masih terparkir di Mapolresta Malang Kota, saat ini jumlahnya mencapai puluhan.

"Cukup banyak jumlahnya, baik roda empat maupun roda dua. Untuk jumlah roda empat sebanyak 20 kendaraan, sedangkan roda dua sejumlah 30 kendaraan," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Ramadhan Nasution menambahkan, bahwa pihaknya terus berkomitmen memberantas kegiatan balapan liar.

"Karena kami banyak menerima keluhan dari masyarakat, yang terganggu dengan aksi dan suara dari kendaraan balapan liar," tutur dia.

"Dan kami juga mengimbau kepada masyarakat khususnya kalangan anak muda, untuk jangan mengikuti balapan liar," tmabah dia,

"Karena kegiatan balapan liar tidak ada gunanya, selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan pengguna jalan yang lain," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved