Berita Pamekasan
Pemkab Pamekasan Akan Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di Fasilitas Umum Jelang MTQ ke XXIX Jatim
Kalaksa BPBD Pamekasan, Amin Jabir menjelaskan, rencana penerapan aplikasi Peduli Lindungi di Pamekasan ini untuk mempercepat pencapaian vaksinasi.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura mulai menggencarkan vaksinasi.
Ini dilakukan jelang digelarnya pelaksanaan musabaqoh tilawatil qur'an (MTQ) ke XXIX tingkat Provinsi Jawa Timur yang akan dilaksanakan tatap muka di kabupaten setempat.
MTQ ke XXIX tingkat Jatim ini akan digelar tatap muka pada 2 - 11 November 2021 mendatang.
Jelang pagelaran even nasional itu, berbagai upaya dilakukan Pemkab Pamekasan untuk menekan melonjaknya kasus pandemi Covid-19.Di antaranya melakukan operasi gabungan kartu vaksin di sejumlah jalan raya kota dan akan menerapkan aplikasi Peduli Lindungi.
Kalaksa BPBD Pamekasan, Amin Jabir menjelaskan, rencana penerapan aplikasi Peduli Lindungi di Pamekasan ini untuk mempercepat pencapaian vaksinasi.
Baca juga: Usai Laporkan Suami ke Polisi, Istri Dosen Pamekasan Juga Minta Kampus Cabut Sertifikasi Suaminya
Nantinya aplikasi tersebut akan segera diterapkan di beberapa fasilitas umum.
Kata dia, saat ini beberapa pihak terkait sedang melakukan beberapa persiapan terkait penerapan aplikasi Peduli Lindungi tersebut.
Pihaknya mengaku mulai mempersiapkan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) termasuk barcode untuk mulai menerapkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi di sejumlah fasilitas umum.
“Secepatnya Aplikasi Peduli Lindungi di Pamekasan akan diterapkan di beberapa tempat," kata Amin Jabir kepada TribunMadura.com, Sabtu (2/10/2021).
Mantan Kepala DLH Pamekasan ini juga berencana akan menerapkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi tersebut jelang H-1 pelaksanaan MTQ ke XXIX tingkat Jatim.
"Nantinya akan mulai diterapkan di beberapa fasilitas umum di Pamekasan pada H-1 pelaksanaan MTQ,” jelasnya.
Tak hanya itu, Jabir mengaku telah berupaya semaksimal mungkin untuk menekan penyebaran Covid-19 di Pamekasan agar tidak semakin melonjak.
Seperti menggagas Pamekasan Tangguh Bencana, Pesantren Tangguh, Sekolah Tangguh, dan Pasar Tangguh.
Saat beberapa program itu diresmikan, pihaknya juga mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi di tengah pandemi Covid-19.
Sekadar informasi, aplikasi Peduli Lindungi merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk membantu pemerintah melakukan pelacakan digital agar dapat menghentikan penyebaran virus corona (Covid-19).