Kamis, 16 April 2026

Fenomena Post-Vacation Blues usai Libur Lebaran, Psikolog Jelaskan Penyebab dan Solusinya

Tanda-tanda seseorang mengalami post-vacation blues biasanya meliputi rasa cemas saat harus kembali ke rutinitas, perasaan murung dan gelisah.

Penulis: Afrilia Mustika Damayanti | Editor: Arie Noer Rachmawati
Kompas Lifestyle
POST-VACATION BLUES - Ilustrasi seseorang yang mengalami post-vacation blues usai libur lebaran. Simak penjelasan mengenai penyebab dan soslusinya menurut psikolog. 

Dengan memberi ruang untuk transisi tersebut, tubuh dan pikiran akan lebih siap menghadapi tanggung jawab harian, baik secara fisik maupun mental.

Baca juga: Masjid Tiban Malang Jadi Favorit Warga Nikmati Liburan Lebaran, Konon Dibangun dengan Bantuan Jin

3. Buat rutinitas yang terjadwal

Setelah kembali dari liburan, penting untuk mulai menyusun rutinitas harian yang lebih terjadwal.

Ini mencakup penjadwalan waktu untuk beristirahat, makan, serta aktivitas kerja atau sekolah secara lebih konsisten.

Menurut Adelia, rutinitas yang terstruktur dapat membantu proses adaptasi dan memudahkan seseorang untuk kembali ke ritme produktif.

Jadwal yang jelas juga mampu meningkatkan fokus.

“Rutinitas yang terlalu random bikin kita cepat ‘lost’ dan bingung harus melakukan apa. Rutinitas yang terjadwal ini paling tidak dapat membantu kita tetap ‘on track’. Jadi, fokus pada kewajiban seperti istirahat, makan, dan berangkat kerja atau sekolah,” terang dia.

Fenomena post-vacation blues menjadi pengingat bahwa liburan memang menyenangkan, tapi kembali ke kehidupan nyata juga butuh strategi agar mental tetap sehat.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di TribunMadura.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved