TAG
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep
-
Kejari Sumenep memusnahkan ratusan gram narkoba hasil tindak pidana narkotika yang telah berkekuatan hukum tetap, pada hari Senin (29/12/2025).
Selasa, 30 Desember 2025
-
Kejari Sumenep bergerak menindaklanjuti dua dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret lembaga penyelenggara pemilu dan pemerintah desa.
Selasa, 16 Desember 2025
-
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep telah resmi naik kelas menjadi tipe A. Peningkatan ini diharapkan dapat mendorong performa dan kualitas layanan
Kamis, 13 November 2025
-
Mahasiswa menggelar demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura, Selasa (21/10/2025).
Selasa, 21 Oktober 2025
-
Kejari Sumenep membantah berkas dugaan pemerasan yang menyeret Ketua LSM dan Inspektur Pembantu V Inspektorat Sumenep sudah P21.
Jumat, 3 Oktober 2025
-
Proses hukum kasus penganiayaan yang menyeret Kepala Desa Angkatan, Sumenep Hudri kini mandek.
Jumat, 3 Oktober 2025
-
Kasus dugaan penganiayaan yang menyeret Kepala Desa (Kades) Angkatan atas nama Hudri, kembali jadi sorotan.
Kamis, 11 September 2025
-
Dugaan pemerasan yang menyeret oknum Ketua LSM Sidik, Syaiful Bahri dan Inspektur Pembantu V Inspektorat Sumenep, Jufri ternyata masih jalan di tempat
Kamis, 11 September 2025
-
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep tengah mengusut dugaan korupsi pengadaan logistik Pemilu 2024 di lembaga KPU Sumenep.
Kamis, 28 Agustus 2025
-
Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-80 RI, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep menggelar aksi donor darah di lantai dua pada Kamis (28/8)
Kamis, 28 Agustus 2025
-
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep melakukan penggeledahan di kantor dan gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Madura.
Jumat, 22 Agustus 2025
-
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti dari perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap
Kamis, 10 Juli 2025
-
Kejari Sumenep memanggil 139 orang warga Kecamatan Raas untuk dimintai keterangannya terkait dugaan penyelewengan kasus BSPS 2024.
Rabu, 21 Mei 2025
-
Sedikitnya ada lima kepala desa (Kades) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi
Jumat, 11 April 2025
-
Setelah Kejari Sumenep Madura mengembalikan berkas perkara dugaan ijazah palsu Kades Kangayan ke penyidik polisi, hingga saat ini belum dilengkapi
Jumat, 4 Oktober 2024
-
Tim gabungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Madura akhirnya berhasil menangkap terpidana Sanrawi bin Abdul pada hari Sabtu (29/6/2024)
Selasa, 2 Juli 2024
-
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep Madura membantah soal tudingan eksekusi kasus gedung Dinkes 2014.
Jumat, 24 Mei 2024
-
Kejari Sumenep kembali menyita uang korupsi Rp 1.130.000.000 (Satu miliar seratus tiga puluh juta) dari salah satu saksi kasus mafia perbankan
Rabu, 14 Februari 2024
-
Kejari) Sumenep, Madura menerima uang titipan sebesar Rp 856 juta dari salah satu saksi pada kasus tindak pidana korupsi mafia perbankan
Rabu, 7 Februari 2024
-
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep menghadirkan 3 orang saksi dalam sidang lanjutan perkara korupsi pembelian kapal fiktif
Rabu, 10 Januari 2024