Breaking News:

Berita Jawa Timur

Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Jatim Diperpanjang sampai November, 11.082 Kendaraan Baru Masuk

Program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang diselenggarakan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur masih berlangsung hingga tanggal 28 November 2020.

KOMPAS.com/SRI LESTARI
Buku BPKB dan STNK 

TRIBUNMADURA.COM - Program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang diselenggarakan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur masih berlangsung hingga tanggal 28 November 2020. 

Sejak diberlakukan tanggal 1 September 2020, hingga saat ini program unggulan tersebut sudah dimanfaatkan oleh 301.192 objek kendaraan baik roda dua maupun roda empat. 

Baca juga: Bawaslu Temukan Kerumunan Massa dan Keterlibatan Anak-anak pada Kampanye Peserta Pilkada Kediri 2020

Baca juga: Daftar Promo Indomaret dan Alfamart 27 Oktober 2020, Belanja Cokelat hingga Es Krim Ada Diskon Harga

Baca juga: Wali Kota Madiun Maidi Ingatkan Warga Tetap Patuhi Protokol Kesehatan saat Libur Panjang

Plt Kepala Bapenda Provinsi Jawa Timur M Yasin mengatakan bahwa pihaknya mendorong warga masyarakat yang berminat memanfaatkan program ini agar segera membayar pajak. 

Sebab jika berkaca pada tahun tahun sebelumnya, masyarakat lebih banyak memanfaatkan program ini di akhir masa pemberlakuan pembebasan denda pajak. 

“Program untuk pembebasan denda keterlambatan pembayaran pajak kita berlaku hingga akhir November. Maka kita menyarankan agar yang berminat bisa segera memanfaatkan, karena sayang jika tidak dimanfaatkan,” kata Yasin, Senin (26/10/2020). 

Ia menyebutkan bahwa per akhir pekan lalu, dari total 301.192 objek pajak yang memanfaatkan program ini, jumlah pajak yang dibebaskan mencapai Rp 55.852.663.610. Dan penerimaan pajak selama program pemutihan denda keterlambatan ini mencapai Rp 161.758.655.050. 

Dikatakan Yasin bahwa adanya program ini digelar dalam rangka HUT Provinsi Jawa Timur yang ke 75 tahun. Dan juga diharapkan memberikan multiplier effect membantu masyarakat di tengah pandemi covid-19.

Sebagaimana diketahui bahwa program ini memberikan kelonggaran terhadap pembebasan denda sanksi administratif PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Baik untuk roda dua maupun roda empat. 

Selain memanfaatkan pemutihan pajak, masyarakat juga banyak melakukan balik nama sehingga ada banyak tambahan kendaraan Yang Masuk ke Jawa Timur.

Per tanggal 1 September 2020 hingga tanggal 22 Oktober 2020 tercatat ada sebanyak 11.082 objek kendaraan baru yang masuk ke Jatim. 

Baca juga: Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Siap Dilaksanakan Bulan November

Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 11 Dibuka Akhir Oktober? Pastikan Anda Siap untuk Mendaftar, Begini Caranya

Baca juga: Hindari Keterlambatan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test pada H-1 Keberangkatan

Dengan rincian objek kendaraan roda dua 2.493 Kendaraan dan untuk Obyek kendaraan roda empat ada sebanyak 8.589 kendaraan. 

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan pembebasan denda pajak kendaraan bermotor ini bisa melakukan pembayaran pajak melalui 46 layanan samsat induk, di layanan unggulan samsat, dan di layanan pembayaran pajak drive thru. 

Serta juga bisa memanfaatkan metode pembayaran via online melalui e-samsat, Indomaret, Alfamart, Griya Bayar, Link Aja, Tokopedia, Samsat Online Nasional, dan juga bisa melalui PT Pos Indonesia. 

“Karena masih pandemi kami menyarankan agar mengoptimalisasikan layanan pembayaran melalui online,” pungkas Yasin. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved