Berita Jember

Update Dugaan Kiai Jember Cabuli Santri, Enam Santriwati Kini Jalani Visum dan Akan Bertambah

Polisi menindaklanjuti aduan HA terkait dugaan pencabulan yang dilakukan oleh suaminya yang juga seorang pengasuh Ponpes di Jember, FM terhadap santri

Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNJATIMTIMUR/ Sri Wahyunik
Kanit PPA Satreskrim Polres Jember Iptu Dyah Vitasari saat berada di ruangannya 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh seorang kiai di Jember terhadap santriwatinya kini diproses polisi.

Kini, polisi menindaklanjuti aduan HA terkait dugaan pencabulan yang dilakukan oleh suaminya yang juga seorang pengasuh Ponpes di Jember, FM terhadap santriwatinya tersebut.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jember Jawa Timur Iptu Dyah Vitasari mengungkapkan, telah melakukan visum terhadap enam orang santriwati yang diduga menjadi korban.


"Yang sudah masuk baru enam (Santriwati)" ujarnya saat ditemui di halaman Mapolres Jember,Sabtu (7/1/2023)

Baca juga: Kiai di Jember Diduga Selingkuh dan Cabuli Santri, Sekjen PBNU Minta Orang Tua Selektif Pilih Ponpes

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

 


Menurutnya, jumlah santriwati yang akan divisum diperkirakan akan bertambah.

Namun dalam pemeriksaannya, bakal dilakukan secara bertahap.


"Ada tujuh tambah tiga , harusnya semua santriwati divisum tapi nanti ini bertahap," kata polisi wanita yang di akrab disapa Vita.


Sekadar informasi, tim Inafis Polres Jember telah mendatangi Ponpes milik Fahim Mawardi di Desa Mangaran Kecamatan Ajung,Jember untuk melakukan penyelidikan,Jumat (6/1/2023)


Diberitakan sebelumnya, terkuaknya kasus ini, ketika ada seorang santriwati mendengar suara perempuan di dalam kamar kyai di Ponpes yang berasa di Desa Mangaran Kecamatan Ajung Jember ini, lalu dia mendobrak pintu kamar tersebut pada selasa malam (3/1/2023) sekitar 23.30 WIB.

Kiai diduga selingkuh dan cabuli santriwati

Dugaan kasus mesum yang dilakukan pengasuh pondok pesantren (Ponpes) di Jember kini ditangani polisi.

Hal ini terkuak setelahsang istri pengasuh Ponpes tersebut melaporkan suaminya ke polisi karena dugaan mesum yang telah diperbuat pengasuh terhadap santrinya.

Dugaan ini juga mengarah ke kasus perselingkuhan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved