Berita di Sampang

Jenazah PMI Asal Sampang Tiba di Posko Covid-19 , Dipastikan Meninggal karena Stroke dan Diabetes

Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Sampang, Madura kembali dipulangkan dalam kondisi meninggal dari Negara Malaysia di tengah pandemi Covid-19.

Diskumnaker Sampang
Jenazah saat berada di Bandara Juanda Surabaya, (12/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sampang, Madura kembali dipulangkan dalam kondisi meninggal dari Negara Malaysia di tengah pandemi Covid-19.

Namun, pemulangan jenazah bernama Mudiman (67) warga Desa Gunung Maddah Kecamatan Sampang tersebut bukan disebabkan oleh Covid-19 melainkan gejala penyakit bawaan.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Diskumnaker Sampang Agus Sumarso mengatakan, Berdasarkan keterangan dari pihak Kedutaan Besar Indonesia Kedubes RI di Kuala Lumpur, Mudiman meninggal karena sakit stroke dan diabetes pada 7 April 2020.

Program Belajar dari Rumah di TVRI, Ada Siswa Setor Jawaban hingga Kerjakan Tugas Pelajaran Lain

Tujuh Perangkat Desa Nyalabuh Daya Diberhentikan oleh Kades dan Akan Ajukan Gugatan ke PTUN Surabaya

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar Hibahkan Gajinya untuk APD Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Jenazah dipulangkan ke tanah air atas permintaan dari pihak saudara almarhum yakni, Misyadi.

Selanjutnya jenazah diterbangkan dari Kuala Lumpur transit Jakarta menuju Bandara Juanda Surabaya diterima saudara sepupunya Bunari.

"Sedangkan pemulangan dari Bandara Juanda difasilitasi oleh Diskumnaker Sampang hingga tiba di kampung halamannya Desa Gunung Maddah pada (12/4/2020) malam," ujarnya kepada TribunMadura.com, Senin (13/4/2020).

"Dari Bandara Juanda jenazah di jemput menggunakan ambulance," imbuh dia.

Namun, sebelum tiba di kampung halamannya, jenazah Misyadi diberhentikan di Posko Percepatan Penanganan Covid-19, Jembatan Timbang, Kecamatan Jrengik untuk dilakukan pemeriksaan dan sterilisasi.

"Kemarin malam Bapak Bupati Sampang juga menyaksikan saat peti jenazah beserta ambulan disterilisasi," terang Agus Sumarso.

Ia menambahkan, terkait pemulangan jenazah PMI asal Kabupaten Sampang ini agar masyarakat tidak panik atau membuat isu yang tidak-tidak.

81 PDP Corona di Jawa Timur Meninggal Dunia, Jumlah ODP Hari Ini Naik Menjadi 14.092

Pasien Positif Covid-19 Berbohong Saat Diperiksa, 15 Tenaga Medis di Kediri Lakukan Isolasi Mandiri

Pemprov Jatim Buka Posko Pendampingan Pendaftaran Program Kartu Prakerja di 56 Titik

Pasalnya, kematian Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini disebabkan oleh penyakit stroke dan diabetes bukan karena Covid-19.

"Untuk masyarakat Sampang agar selalu menyaring informasi yang beredar, jadi jangan langsung percaya agar tidak termakan berita hoax," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved