Breaking News:

Virus Corona di Sampang

Sanksi Tegas Bila Tak Gunakan Masker, Disperdagprin Sampang Tutup Lapak Pedagang Pasar Tradisional

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sampang, akan memberikan sanksi tegas kepada para pedagang yang kedapatan tidak menggunakan masker.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Suasana di Pasar Rakyat Rongtengah Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Jumat (1/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Dalam waktu dekat, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sampang, Madura akan memberikan sanksi tegas kepada para pedagang yang kedapatan tidak menggunakan masker di pasar tradisional.

Upaya tersebut dilakukan untuk mempertahankan Kabupaten Sampang agar tetap berada di zona hijau dari coronavirus disease 2019 ( Covid-19 ).

Hari Keempat PSBB, Volume Kendaraan yang Masuk ke Kota Surabaya Menurun 60 Persen

Sinyal Via Vallen Ingin Tinggalkan Dunia Entertain & Berhenti Jadi Pedangdut, Saya Ingin Hijrah

Update Virus Corona di Jawa Timur, Kasus Positif Surabaya Tambah 44 Orang di Hari ke-3 PSBB

Suasana di Pasar Rakyat Rongtengah Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Jumat (1/5/2020).
Suasana di Pasar Rakyat Rongtengah Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Jumat (1/5/2020). (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sampang, Abd Hannan mengatakan, sebelumnya sejumlah imbauan dan upaya sudah dilakukan untuk menekankan gerakan bermasker di pasar tradisional Kabupaten Sampang.

Salah satunya dengan membagikan maker gratis terhadap para pedagang maupun pengunjung, bahkan yang memberikan masker adalah Bupati Sampang.

"Tapi upaya itu dijalankan oleh pedagang dan pengunjung hanya berselang beberapa hari sehingga, diputuskan untuk tindakan tegas," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (1/5/2020).

ia menambahkan, tindakan tegas tersebut berupa penutupan lapak bagi para pedagang yang bandel akan imbauan bermasker.

"jadi kami tidak akan segan-segan nantinya memberikan ketegasan terhadap para pedagang," tegasnya.

Sementara, Bupati Sampang, Slamet Junaidi menyampaikan, tiga hari yang lalu dirinya sudah mengintruksikan kepada Disperdagprin untuk membuat surat edaran terkait kebijakan pencegahan Covid-19 di area pasar tradisional.

Pasien Positif Corona di Bangkalan Madura Terus Bertambah, Kapolres: Masyarakat Sepertinya Kok Acuh

 

Kasus Positif Corona di Semenep Madura Bertambah, Total Jadi 5 Orang

Satu Pasien Baru yang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Sumenep Bekerja di Bank Jatim Cabang Pragaan

Kebijakan itu tidak dikhususkan kepada pedagang melainkan, pengunjung juga merasakannya jika masuk ke dalam pasar tanpa menggunakan masker.

"Aturan ini wajib hukumnya untuk dijalankan oleh penjual dan pengunjung, dan kami pastikan terdapat petugas satpol PP untuk berjaga di pintu pasar," terangnya.

"Kalau diketahui para pedagang atau pengunjung masuk ke dalam pasar tanpa menggunakan masker akan langsung disuruh pulang," tegas Slamet Junaidi.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved