Breaking News:

Virus Corona di Sumenep

Ketua Kadin Sumenep: Butuh Siasat Penyelamatan Usaha Kecil dan Mikro di Tengah Pandemi Covid-19

Semenjak wabah Corona merebak dalam satu bulan terakhir, Usaha Kecil Menengah dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah terdampak secara signifikan.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Sumenep, Dewi Khalifah saat memberikan bantuan masker dan sembako di pasar anom baru Sumenep, Selasa (5/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Semenjak wabah Corona merebak di Indonesia dalam satu bulan terakhir, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sub-sektor yang terdampak secara signifikan terutama untuk usaha berskala mikro. 

Oleh karena itu, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) membutuhkan perhatian khusus untuk tetap bertahan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Sumenep, Dewi Khalifah saat memberikan bantuan masker dan sembako kepada para pedagang di Pasar Anom Baru Kabupaten Sumenep, Selasa (5/5/2020).

"Para pelaku usaha seperti usaha batik, camilan dan lainnya jangan sampai tutup akibat dampak Covid-19. Ini butuh siasat," kata Dewi Khalifah.

Wagub Jatim Emil Dardak Kenang Percakapan Terakhirnya dengan Mendiang Didi Kempot

Daftar 7 Kecamatan di Bojonegoro Bersatus Zona Merah Covid-19, Jumlah Positif Corona Kini 12 Orang

Bupati Sumenep & Wakil Bupati akan Salurkan Bantuan Pemerintah kepada Guru Ngaji Terdampak Covid-19

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Sumenep, Dewi Khalifah saat memberikan bantuan masker dan sembako di pasar anom baru Sumenep, Selasa (5/5/2020).
Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Sumenep, Dewi Khalifah saat memberikan bantuan masker dan sembako di pasar anom baru Sumenep, Selasa (5/5/2020). (TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA)

Pihaknya mengakui, jika keberadaan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep merupakan tanggungjawab pihak Kamar Dagang dan Industri Indonesia atau KADIN.

Maka dari itu, Kamar Dagang dan Industri Indonesia merasa perlu dan butuh turun langsung untuk bertatap muka dengan warga yang terlibat di Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tersebut.

Untuk menemukan solusi yang setiap Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil dapat dipastikan mempunyai persoalan berbeda, makan pihak lain yang perlu ikut serta dan sangat ditunggu kehadirannya yakni BUMN dan pemerintah.

"Misalnya, perbankan, perindustrian dan perdagangan. Ini untuk bersinergi dalam upaya membantu para pelaku usaha kecil akibat dari Covid-19," katanya.

Ia memberikan masker dan sembako kepada pedagang pasar. Hal ini dilakukan sebagai wujud kepedulian untuk ikut serta mencegah wabah mematikan tersebut.

Meski Sudah Karantina Wilayah, Ada Tambahan 7 Pasien Positif dari Desa Jabalsari Tulungagung

Dirawat 2 Jam, Penjual Gorengan Berstatus PDP Covid-19 Meninggal di RSUD Dr Koesma Tuban

Pengakuan Asisten Didi Kempot, Jasmani: Sebelum ke Rumah Sakit Didi sempat Ucapkan Allahu Akbar

"Ada 50 masker dan 200 sembako yang kami salurkan," terangnya.

Para pedagang pasar tradisional di tingkat kecamatan hingga desa juga menjadi sasaran dari program Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kabupaten Sumenep.

Bahkan, anak yatim dan warga kurang mampu lainnya disambangi Dewi Khalifah bersama Muslimat NU Sumenep.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved