Breaking News:

Berita Bangkalan

Tim Gabungan Pemkab Bangkalan Sidak ke Perumahan Kebun Asri yang Tidak Kantongi Dokumen Perizinan

Perumahan Kebun Asri di Desa Kebun, Kecamatan Kamal menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) Tim Gabungan Pemkab Bangkalan, Kamis (18/2/2021).

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Anggota Satpol PP bersama Tim Gabungan Pemkab Bangkalan menempelkan kertas stiker bertuliskan, ‘Bangunan Ini Tidak Berizin’ di bagian depan tembok bangunan Perumahan Kebun Asri, Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Kamis (18/2/2021) 

“DPMPTSP secara rutin mengadakan pengawasan terhadap perijinan berusaha. Para pelaku usaha yang sudah melengkapi dokumen perizinan pasti kami awasi, apalagi yang belum punyai izin,” tergasnya.

Tidak berselang lama, perwakilan dari Perumahan Kebun Asri, Moh Syahrul tiba lokasi menemui Tim Gabungan Pemkab Bangkalan.

Di hadapan Jemmi, Syahrul mengakui bahwa pihaknya belum mengurus perizinan.

Jemmi kemudian meminta Syahrul segera mengurus dokumen-dokumen perizinan yang telah disediakan di Mall Pelayanan Publik, Bangkalan Plaza di Jalan Halim Perdana Kusuma.  

“Nanti di situ kami arahkan, pelayanan terkait semua perizinan ada di sana. Kami tidak mempersulit, malahan akan membantu. Apalagi kami telah menerapkan sistem OSS (Online Single Submission) untuk mendapatkan NIB,” tutur Jemmi.

Sekedar diketahui, DPMPTSP Kabupaten Bangkalan me-launching sistem OSS pada pertengahan Maret 2019. Sistem OSS merupakan sistem pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik. Dengan sistem OSS, pelayanan perizinanan lebih mudah, praktis, dan transparan.

 “Pemohon NIB bisa mendaftar dari rumah melalui ponsel untuk mendapat NIB. Jika para pelaku usaha mau tertib, kami tidak bertindak seperti ini,” pungkas Jemmi.

Informasi yang dihimpun TribunMadura.com dari warga di sekitar lokasi, perumahan tersebut mulai dibangun pada tahun 2018.

Banner pemasaran yang dipasang di pertigaan Desa Kebun bertuliskan, ‘Perumahan Kebun Asri, Kavling Siap Bangun, Type Rumah 36 Luas Lahan 90 meter persegi, Harga Jual Rp 163 juta’.

Perwakilan Perumahan Kebun Asri, Moh Syahrul mengungkapkan, saat ini pihaknya merupakan pengembang ketiga setelah menerima pelimpahan dari pengembang sebelumnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved