Breaking News:

Berita Sampang

Penyergapan Gagal, Petugas BNN Jatim Diamuk Massa, Terduga Bandar Sabu Sampang Tidak Ada di Lokasi

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur melakukan upaya penangkapan terhada warga yang diduga bandar narkoba di Kabupaten Sampang,

Istimewa/TribunMadura.com
Hasil tangkap layar pada video detik-detik saat warga Dusun Danleber, Desa Sokobanah Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang mengamuk saat Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur menangkap terduga bandar narkoba, Kamis (4/3/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur melakukan upaya penangkapan terhada warga yang diduga bandar narkoba di Kabupaten Sampang, Madura.

Namun, orang yang menjadi target sasaran tidak didapatkan, malah mendapat kejaran massa.

Insiden tersebut terjadi di Dusun Danleber Desa Sokobanah Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: IDI Sumenep Akhirnya Cabut Laporan Pelecehan Profesi Dokter yang Dilakukan 5 Pemilik Akun Facebook

Baca juga: Barang Bukti dari Dua Tersangka Narkoba di Sumenep, 5,92 Gram Sabu hingga Seperangkat Alat Isap

Baca juga: Viral Video Penangkapan Terduga Bandar Narkoba di Sampang, Petugas BNN Jatim Diamuk Massa

Baca juga: Bupati Pamekasan Harap Pemuda Miliki Potensi Visioner, Perwajahan Masa Depan Bangsa di Tangan Pemuda

Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, bahwa insiden tersebut bermula saat anggota BNN Jatim akan melakukan penggrebekan ke rumah salah satu warga setempat berinisial M yang diduga bandar sabu.

Namun, upaya itu tidak berhasil lantaran M tidak sedang berada di kediamannya.

"Yang di cari sedang tidak ada dirumahnya, tapi anggota yang dari Surabaya itu mendapat kejaran dari warga," ujarnya.

Menurutnya, penyebab medatangan warga secara tiba-tiba tidak menutup kemungkinan karena merasa kaget.

Sebab, sempat terdengar suara tembakan dan informasi yang beredar terjadi pertengkaran atau carok.

"Maka dari itu warga berdatangan dan mengejar anggota BNN Jatim saat dikediaman M," ucapnya.

Ia menambahkan, kebetulan petugas BNN Jatim sempat lari ke rumahnya untuk menghindari amukan warga setempat yang sudah tidak lagi terbendung.

"Kejadian itu sekitar pukul 16.00 WIB, untuknya anggota dari Polsek Sokobanah datang dan meredakan amukan warga,"  tuturnya.

Sementara, Lamro selaku sekretaris Desa Sokobanah Tengah membenarkan adanya keributan yang terjadi di desanya tersebut.

Namun, dirinya mengaku tidak mengetahui secara pasti lantaran tidak ada di loksi kejadian.

"Kemarin saya tidak ada di lokasi, masih mengurus acara dirumah," pungkasnya.

Baca juga: Tarif Kencan PSK asal Bondowoso di Warkop Depan SMAN 3 Pamekasan Rp 250 Ribu, Sudah 5 Kali Dibooking

Baca juga: BREAKING NEWS - Viral Video Pria Tergeletak Bersimbah Darah di Bangkalan, Ada Luka di Bagian Perut

Baca juga: Dua Pria Sumenep Asyik Pesta Sabu di Rumah, Tak Sadar Gelagatnya Diintai Polisi, Endingnya Dicokok

Baca juga: Sejumlah Wartawan Mendadak Demam Jelang Divaksin, 100 Ampul Vaksin di Bangkalan Terpakai 37 Sasaran

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved