Selasa, 14 April 2026

Ramadan 2025

Puasa Ramadan Tapi Badan Tambah Gemuk, Apa Penyebabnya? ini Kata Dokter dan Tips Jaga BB Ideal

Saat menjalani ibadah puasa, menahan lapar dan haus sepanjang hari sering kali dianggap sebagai cara alami untuk menurunkan berat badan.

Penulis: Lia Handayani | Editor: Arie Noer Rachmawati
Kompas.com
TIPS BB IDEAL - Ilustrasi mengukur lingkar perut untuk diet. Pola makan yang tidak terkontrol, kurangnya aktivitas fisik, serta faktor genetik bisa menjadi penyebab utama seseorang mengalami kenaikan berat badan selama bulan Ramadhan, Jumat (14/3/2025). 

TRIBUNMADURA.COM - Saat menjalani ibadah puasa, menahan lapar dan haus sepanjang hari sering kali dianggap sebagai cara alami untuk menurunkan berat badan.

Beberapa orang bahkan berharap bahwa saat lebaran tiba, tubuh mereka akan terlihat lebih ramping dan ideal.

Namun, realitanya justru berbanding terbalik bagi sebagian orang.

Alih-alih mengalami penurunan berat badan, tidak sedikit yang justru merasa bobotnya bertambah, sehingga pakaian baru yang telah dibeli sebelum lebaran harus diganti dengan ukuran yang lebih besar.

Fenomena ini kerap menjadi kekhawatiran utama, terutama bagi kaum hawa yang ingin tetap tampil menawan di hari raya.

Baca juga: Jangan Langsung Tidur setelah Sahur! Ini 6 Dampak Buruknya Bagi Kesehatan

Lantas, benarkah puasa justru bisa menyebabkan kenaikan berat badan?

Apa penyebab di balik fenomena ini?

Pola makan yang tidak seimbang: biang kerok kenaikan berat badan

Dikutip dari Kompas.com, Jumat (14/3/2025), menurut Ahli Gizi Kesehatan dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Toto Sudargo, SKM, M.Kes, kenaikan berat badan selama bulan Ramadan sangat bergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi serta seberapa aktif seseorang dalam beraktivitas fisik.

"Sering kali, orang tidak menyadari bahwa makanan yang mereka konsumsi mengandung kadar karbohidrat yang tinggi. Meskipun mungkin tidak berasal dari nasi, kandungan karbohidrat bisa ditemukan dalam gula, minyak, dan tepung, meskipun dikonsumsi dalam jumlah kecil," ujar Toto. 

Kebiasaan mengonsumsi gorengan serta minuman manis saat berbuka menjadi salah satu faktor utama penyebab naiknya berat badan selama puasa.

Baca juga: Tidur Setelah Sahur Timbulkan Efek Berbahaya bagi Kesehatan Tubuh

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, banyak orang cenderung 'balas dendam' dengan menyantap makanan berlemak dan tinggi gula dalam jumlah besar.

Sayangnya, kebiasaan ini justru memicu lonjakan kadar insulin dalam tubuh, yang kemudian menyimpan lemak lebih banyak, terutama di bagian perut, paha, pinggang, dan lengan atas.

Kurangnya Aktivitas Fisik: Faktor Pendukung Kegemukan Saat Puasa

Menariknya, tidak semua orang yang mengalami kenaikan berat badan selama puasa memiliki pola makan yang berlebihan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved